Showing posts with label Menulis. Show all posts
Showing posts with label Menulis. Show all posts

Wednesday, February 26, 2020

Inspirasi Membuat Blog dari Nol tanpa Pengetahuan tentang Internet

Anda ingin punya blog yang terkenal? punya adsense banyak? ingin cuma tidur-tiduran di rumah dan dapat penghasilan yang banyak?

Tidak semudah itu ferguso!

Coba, anda bisa tebak atau tidak, kenapa banyak sekali orang - orang yang membuat blog tapi jarang sekali ada yang berhasil?

Apa kalian bisa menebak akar masalah ini didepan mata kalian?

Sayangnya hal itu sebenarnya sangat - sangat mudah. Namun bukan berarti semua orang bisa melihatnya hanya dengan sekali pandang.


Beberapa hal yang mesti dipertimbangkan antara lain waktu dan kesabaran dalam menggali pengetahuan soal nge-blog. Saya jamin, meskipun anda adalah orang yang seperti saya, yakni seseorang yang punya keinginan nge-blog namun tidak paham apa-apa soal blog, minimal tidak akan ada masalah dalam melangkah maju.


Sayangnya, orang-orang yang terjun di dunia blogger ini kebanyakan maunya itu dapat uang kayak cerita babi ngepet. Pengennya itu sekali sebulan jadi kuli ketik langsung sukses. Dan hal itu sayangnya hanya bisa berlaku bagi sebagian kecil orang yang paham SEO dan dunia Ads serta coding. Bukan orang-orang seperti kita yang baru pertama kali mengenal blog seperti bayi yang belajar merangkak.


Tapi setelah browsing dan mencari benar-salahnya cara ngeblog, apa yang saya temukan cenderung tidak terduga.

Apakah itu?

Banyak Hal menarik yang saya temukan saat saya mencoba mencari tahu cara terbaik bagi seorang pemula untuk membuat blog itu sendiri. Dan yang saya temukan adalah tidak ada namanya pakem standar yang bisa kita lakukan untuk nge-blog itu sendiri. Baik dari segi cara menulisnya ataupun cara penyajian artikelnya.  Bahkan, meskipun jika anda tidak paham soal SEO pun, anda masih punya kesempatan untuk membuat blog anda terkenal di dunia maya.

Namun, saya menemukan beberapa poin yang bisa anda jadikan patokan dan pakem jika anda tidak paham sama sekali soal adsense itu sendiri.

Pertama, anda harus rajin-rajin menulis artikel di blog anda. Kalau bisa, tiap hari anda membuat artikel-artikel baru. Dan usahakan jika anda membuat apapun yang anda bahas, anda harus membuat bahasan itu secara detail. kalau bisa harus mencapai antara 1000- 1500 kata.

Memang, hal ini bisa anda lompati kalau anda adalah orang yang paham tentang SEO dan sejenisnya. Karena saya melihat komentar-komentar di  artikel-artikel di website-website yang menjelaskan "cara mudah diterima Adsense" sendiri menyarankan untuk membuat artikel sebanyak-banyaknya. Bahkan kalau bisa 2 sampai 3 artikel sehari. Di grup Facebook sendiri, ada seseorang yang mengaku punya 21 karyawan yang bertugas untuk membuat artikel setiap harinya dengan bayaran 10 ribu sampai 20 ribu rupiah per judul artikel.

Entah bagaimana dengan panjang artikelnya, namun jika kita melihat website-website berita dan sejenisnya, kita akan mengetahui bahwa website-website semacam itu punya kebiasaan dengan membuat artikel yang tidak terlalu panjang namun entah bagaimana SEO friendly.

Maka dari itu, menurut saya pribadi, meniru hal seperti itu tidaklah cocok bagi blogger pemula yang punya Nol pengetahuan tentang cara menulis artikel di blog. Lebih baik kita menulis artikel yang punya nilai lebih dan mendalam dan menggantungkan google sendiri agar menilai bagaimana artikel kita.  Usul punya usul, google katanya sekarang pencarian algoritmanya itu cenderung ke pencarian organik dan tidak semata-mata mengandalkan SEO. Jadi artikel kita punya kelebihan di mata search engine itu sendiri. intinya anda harus fokus untuk mengembangkan artikel anda.


Kedua, jangan coba-coba edit template blogger dengan fitur aneh-aneh jika kita benar-benar tidak paham soal itu. Bisa-bisa artikel anda tidak terindex google kalau anda salah setting dan itu akan berakibat fatal.

Tidak perlu takut untuk memakai fitur standar blogspot. Karena fitur tersebut sebenarnya sudah sangat baik, bahkan di template-template blogspot terbaru, google bahkan menyediakan tempat untuk meletakkan iklan. 

saya berbicara seperti ini bukan tanpa alasan. Karena saya menemukan ada seorang blogger yang hanya memakai blog standar lama dan bahkan mendapat hak untuk menayangkan Adsense di tempatnya. memang sih mungkin ada sedikit penyesuaian utk menampilkan iklan, tapi hal itu tidak bisa dihitung sebagai "merubah tampilan" blog. Ini dia link blognya
rindangyuliani.com

Tampilan Utama website Milik Rindang Yuliani yang memakai memakai tema standar


Salah satu tambahan yang dia buat untuk membuat blognya mendapat trafik yang lebih adalah menambahkan link ke artikel lain yang sejalan dengan artikel yang dia bahas. Bisa jadi hal itu dilakukan secara manual, bisa saja tidak. Dan juga, dari logo di samping blognya, sepertinya dia juga ikut ke dalam komunitas blogger indonesia juga. Saya sudah cek dan memang beberapa orang yang komentar ke blog miliknya juga mempunyai blog pribadi dan ada yang mempunyai logo yang sama.


Ketiga, jangan terburu-buru menyerah hanya karena ditolak oleh google. Jika anda lihat blog yang telah saya bahas di atas, maka anda akan sadar berapa banyak artikel yang dia produksi dan itu pun dalam jangka waktu yang lama. Tidak sebulan atau dua bulan dan tidak bisa bisa juga dengan hanya 10-20 artikel.

Namun, dia juga sepertinya tidak membuatnya setiap hari. Nah, disini kita bisa mengeksploitasi blog anda dengan mengebut untuk membuat artikel setiap hari. Kalau anda tidak punya hobi menulis, dipastikan anda akan menyerah. Atau mungkin anda akan seperti blog saya, bimbang diantara hidup dan mati dikarena saya tidak rajin menulis artikel karena memang tidak pandai dalam menulis.

Tapi, baru-baru ini pun saya bisa menangkal ketidakpandaian tersebut. Ternyata masalahnya adalah hanya karena saya kurang baca, hanya itu. 

Tulisan yang baik tidak bisa kita hasilkan jika kita sendiri tidak paham akan hal yang ingin kita bahas. Dan inilah tembok yang harus dilompati oleh semua orang. Karena tulisan seseorang itu sebenarnya mrncerminkan isi otak masing-masing.

Jika anda kesampingkan pertanyaan "apakah hal yang saya bahas ini dicari banyak orang?", maka anda akan sadar bahwa para blogger sendiri baik para programmer dan SEO master maupun para penulis tulen, mereka semua sedang mengeluarkan isi otak mereka dan pengalaman mereka. Dan pasti akan ada saat dimana mereka akan kehabisan ide. Seperti halnya kita sebagai blogger pemula kehabisan ide untuk menulis.

Kita sebagai blogger sebenarnya punya kesempatan lebih baik. Karena platform blogspot sendiri belum berubah seperti platform medium, kompasiana, querta dan sejenisnya.

Tidak banyak orang yang punya blog dengan link domain, meskipun hanya gratisan. Kebanyakan orang indonesia menulis di platform semacam itu yang bahkan tidak punya timbal balik secara finansial.

Contoh sederhananya adalah kompasiana, saya sudah cek di laman profil beberapa penulis disana. Selain mereka mempunyai gelar pendidikan tinggi, kualitas tulisannya pun sangat berbobot. Apalagi saat saya sendiri kaget ketika mengetahu bahwa banyak penulis di tempat itu telah memposting artikel sampai ratusan, bahkan ribuan.

Coba anda bayangkan bila semua orang yang ada ditempat tersebut punya blog pribadi. Dapat dipastikan orang-orang seperti kita akan kalah pamor.

Maka dari itu, sebenarnya jika anda tanya saya tentang hal-hal seperti " emang blogspot enak ya?", maka jawabannya sudah tentu ENAK. lebih baik dari semuanya karena gratis dan ada kesempatan dapat uang. Serta tidak banyak orang memanfaatkan platform serupa. Bahkan Raditiya Dika yang katanya penulis blog pun (meskipun buka. pengguna blogspot sih), sekarang webnya sudah berubah jadi akun youtube. Berarti sudah satu pesaing keluar dari zona blogging kan? 

Apalagi jika anda tahu bahwa tidak ada platform blogging lain yang menyediakan pelayanan serupa tanpa membayar uang sepeserpun.


Bahkan ada pelajaran dari blog yang saya bahas diatas. Yakni di blog tersebut tidak ada kata-kata privacy policy ataupun disclaimer. Isi dari blog tersebut murni seperti blog standar saja.

Jadi, jika anda berpikir penulis tulen tidak punya keaempatan berkecimpung di dunia blogger sendiri. Anda telah salah besar.

Keempat, jangan membuat blog gado-gado yang tidak jelas arahnya kemana. Ini bukan rahasia lagi, karena kebanyakan orang yang berkecimpung di dunia blog pasti membuat blog gado-gado. Atau jika blog sudah besar pasti blog mereka jadi blog gado-gado. Contohnya blog maxmonroe, jurgancipir dan sejenisnya.

Memang dari segi pendapatan, blog gado-gado punya pageview yang tergolong besar. Namun bagi orang seperti saya, blog gado-gado pada saat-saat tertenu tidak punya hal khusus yang bisa memikat hati. Alasannya sederhana, saya tidak bisa menemukan hal yang saya inginkan dengan mudah karena kontennya itu campur jadi satu. Kalau saya suka dengan pendidikan misalnya, maka saya tidak mungkin cari berita fashion atau web. Selain situs jadi tidak bisa dipercaya, blog semacam ini juga akan bersaing dengan website-website nasional yang beritanya lebih kredibel dan meyakinkan, seperti liputan6, kompas, detik dan sejenisnya. Atau dengan website seperti kompasiana yang penulisnya punya juga punya latar belakang pendidikan yang baik dan artikelnya juga jadi headline yang tentunya melewati editorial kompas.

Kalau boleh dibandingkan, blog gado-gado terbesar itu ya seperti medium.com,  dan medium pun punya status seperti kompasiana. Persamaan keduanya adalah karena mereka ditulis oleh banyak orang. Banyak disana penulis yang merupakan CEO perusahaan atau orang-orang yang hanya fokus di di bidangnya saja.

Banyak blogger yang tidak menggali hal ini dengan sungguh-sungguh. Padahal jika mereka tidak serakah untuk meniru blog-blog yang sudah terkenal seperti juragancipir, maxmanroe dan sejenisnya. Maka kesempatan mereka untuk mendapat tempat yang strategis itu masih lebar.

Jika kita melihat kasus serupa di platform youtube, maka kita akan mendapati hal yang sama. Khususnya pada bidang gado-gado.

Contoh paling gampang adalah calon sarjana, ytcrash dan kawan-kawan sejenisnya. Anda bisa lihat meskipun banyak orang yan meniru cara mereka, jumlah penontonnya tidak bisa sama. Bahkan setelah akun-akun ini di takedown youtube karena masalah plagiarisme, anda bisa lihat channel mana yang bisa melambung tinggi.

Dari sinilah pentingnya identitas sebuah channel. Mungkin hal-hal mengenai identitas akan lebih sulit dijelaskan di youtube karena banyak faktor yang mesti dipertimbangkan selain tema channel tersebut, kepribadian pembawa acara pun juga perlu diperhitungkan. Namun, hal itu lebih sederhana untuk dijelaskan jika anda mengaplikasikannya pada blog. Karena anda hanya perlu untuk membuat blog anda berfokus pada suatu permasalahan dan cara penyampaiannya itu sendiri.

Sebagai contoh, meskipun blog saya belum terbentuk dengan jelas arahnya kemana karena artikel masih sedikit dan bahasan masih terbilang cukup luas. Blog saya ini saya fokuskan ke arah pendidikan  karakter, pembelajaran untuk berpikir kritis dan motivasi. Memang masih banyak hal yang perlu diperbaiki, namun visinya sudah jelas di judul blog itu sendiri. Dan saya selalu membuat blog saya agar susah untuk diplagiat dengan mudah dengan cara saya menulis itu sendiri.


Kelima, jika anda ingin ahli dalam menjelaskan tema di blog anda, jangan lupa untuk banyak membaca berbagai sumber. Selain itu usahakan untuk membaca kembali tulisan di blog anda itu sendiri. Karena dari hal itu, anda akan lebih paham ke arah mana blog anda akan dibuat dan diri anda akan paham dengan hal-hal yang anda tulis  dan memanfaatkannya untuk mengolah ulang hal yang anda tulis menjadi artikel yang lebih berbobot di tulisan anda selanjutnya.

Membuat blog gado-gado selain membuat anda tidak fokus terhadap pengetahuan yang ingin anda gali, hal itu juga membuat artikel tidak unik dan hanya akan terlihat seperti tulisan pada blog lainnya. Dan dalam kasus yang sama, blog anda tidak bisa meninggalkan kesan yang baik terhadap pembaca anda. 

Hal yang terpintas saat saya mendengar seseorang yang ingin membuat blog gado-gado adalah bahwa hal demikian sebenarnya sarat dengan kata serakah. ingat, saya mengatakan orang-orang yang baru membuat blog, bukan blog-blog besar seperti maxmanroe atau juragancipir karena yang saya tahu, artikel-artikel pada web tersebut ditulis oleh orang-orang yang berbeda.

Tapi bukan berarti hal itu tidak boleh secara mutlak dilakukan. Jika pada suatu saat anda punya waktu dan pengetahuan lebih maka hal itu sangat patut untuk dilakukan. Karena mengingat bahwa keterbatasan membuat blog gado-gado adanya tidak adanya waktu untuk meriset sumber artikel yang kita garap dan pada akhirnya mungkin anda akan merasa bosan atau jenuh melihat blog anda yang semrawut dan tidak karuan serta tidak tahu mau dibawa kemana.

Namun saya sendiri sebenarnya  punya pengalaman berkesan dengan blog maxmanroe yang lama dimana pada tahun-tahun yang lalu. Saat saya membacanya saya sangat terkesan dengan sebuah artikel yang membahas tentang seorang kuli angkut yang menjadi programmer android. Sedangkan saat ini, jika saya mencari inspirasi serupa di halaman utamanya. Seitdaknya saya harus mencari ke submenu dahuli untuk mendapatkan artikel serupa.

Tentus saja, apasih blog saya dibanding blog maxmanroe?

Dalam banyak hal, blog gado-gado sebenarnya menang banyak, seperti pencarian di google karena banyaknya tema artikel yang mereka buat. Tapi alasan lain yang membuat blog gado-gado buruk adalah Karena justru banyaknya tema tersebut membuat saya bingung mencari artikel yang saya inginkan untuk saya baca.


Contoh blog yang terfokus dengan baik adalah (blogdokter.net). Yang mana di dalam blog itu hanya diisi artikel-artikel tentang kesehatan dan kabar-kabar tentang penyakit.

Hal lain yang menguntungkan adalah jika seseorang ingin mencari artikel tentang kesehatan, bisa jadi mereka akan teringat web ini karena kredibilitas web itu terlihat profesional jika dilihat dari topik yang diambil. Apalagi jika penulisnya mungkin memberikan referensi dan sumber terpercaya atau jika penulisnya juga merupakan seorang dokter profesional.

Identitas sebuah blog dalam pengembangan blog itu sendiri sebenarnya sebuah pertaruhan besar. Jika anda tidak siap untuk memberi informasi yang punya kredibilitas yang baik, menurut saya pribadi adalah jangan pernah melangkah kesana.

Tuesday, February 25, 2020

Aplikasi yang Mengubah Dunia



Youtube adalah sebuah platform aplikasi yang dibuat google menjadi salah satu raksasa yang tidak terkalahkan di di dunia maya. Tentunya selain mesin pencari google.

Keberadaannya sangat signifikan, apalagi jika dilihat dari segi pemasukan dari iklan - iklan. 

Bayangkan saja, pemasukan yang didapat oleh para konten kreator yang mulai mendapatkan kesempatan menempatkan iklan di video milik mereka.


Tapi tentunya, kali ini saya tidak membahas youtube dan cara mendapatkan uang darinya. Tentu saja alasan utamanya karena saya tidak terjun di bidang tersebut.


Yang ingin saya bahas kali ini adalah dampak secara sosial yang bisa anda lihat. Contohnya di channel youtube "man + river".

Youtube man+river


Tidak semua orang mau melakukan hal  seperti yang mereka lakukan. Bayangkan saja, menyelam mencari harta karun atau barang - barang bekas dengan metal detector yang mungkin terjatuh di sungai,danau dan tidak menutup kemungkinan laut. Dan setelah itu menyerahkan barang - barang tersebut kepada pemilik aslinya.

Barang yang dikembalikan bukan barang sembarangan, melainkan telepon genggam sekelas i-phone buatan Apel yang harganya sampai puluhan juta rupiah atau bahkan TV LCD seperti di gambar diatas, meskipun TV tersebut rusak.



Tidak hanya itu, mereka juga mengambil sampah-sampah yang mereka temukan di dan membawanya ke permukaan fan membuang semuanya ke tempat sampah.

Sekarang setelah kalian tahu apa yang saya bahas, anda pasti paham dampaknya kepada masyarakat luas kan?

Mereka mencontohkan sebuah hal yang sebenarnya jarang dilakukan oleh banyak orang. Pertama, yakni mengambil sampah dan membuangnya pada tempatnya. Kedua, mereka memberikan barang mahal yang mereka temukan kepada pemiliknya. Dan perlu kita sadari adalah hal - hal itu dapat terwujud karena mereka juga mendapat pemasukan dari channel mereka. Disini peran google dimulai.

Dengan adanya youtube, orang-orang serupa bisa muncul. Bahkan bukan tidak mungkin hal-hal yang sebelumnya tidak mungkin, sekarang jadi mungkin.

Jika dulu orang-orang hanya bisa melakukan sebuah kebaikan di waktu senggang, sekarang orang-orang tersebut bisa melakukan hal itu dengan totalitas.

Bahkan, bukan tidak mungkin anak-anak muda yang berbakat dibidang teknologi bisa mendapatkan dana yang cukup untuk memulai sebuah penelitian, belajar bidang permesinan, pertanian dan lain sebagainya jika mereka punya penonton yang cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan peralatan dan alat-alat produksi mereka. Singkatnya, indonesia bisa melahirkan banyak insinyur-insinyur seperti pak habibie  yang mumpuni di bidang masing-masing.

Memang hal-hal demikian cukup sulit ditengah gempuran konten-konten yang murni bertajuk game, hiburan,curhatan dan gosip. Tapi, masyarakat kita adalah masyarakat yang bangga terhadap kemajuan bangsanya. Saya yakin akan itu.

Sayangnya, memang google terlihat  sangat lambat untuk mengakuisisi pasar blogger itu sendiri.



Padahal blogspot sebagai wadah para penulus bisa mendapatkan pasar serupa. Bayangkan bila platform kepenulisan punya daya saing yang sama seperti youtube. Atau paling tidak mengintegrasikan platform blogger dengan youtube itu sendiri.

Tentunya kita lihat sekarang blogspot punya banyak saingan, seperti medium, Wattpad maupun website-website yang isinya terfokus pada penulis di indonesia seperti citizen jurnalism Kompasiana  dan layanan sejenisnya seperti hipwee dan lain sebagainya.

Salah satu masalah yang perlu diperbaiki google adalah membuat sebuah wadah atau halaman muka di suatu website yang memungkinkan semua tulisan bisa terbaca baik tulisan baru maupun tulisan lama.

Keberadaan aplikasi blog itu sendiri bisa jadi wadah perubahan yang lebih besar. Kita bisa lihat seberapa banyak orang yang mengakses youtube itu sendiri. Pasar yang bisa dihasilkan tentunya sangat besar.

Dan tentunya adanya platform pemersatu memungkinkan para pengguna untuk mengontrol konten yang dibuat. Hal yang paling utama adalah tidak akan lagi plagiarisme dan tentunya konten-konten berbau pornografi bisa dikontrol dengan mudah.

Tidak seperti sekarang dimana blogspot terpisah antara satu dan lainnya tanpa adanya laman khusus seperti aplikasi medium atau kompasiana.

Sunday, February 16, 2020

Konten Kreator jadi ladang dosa

Pernah gak sih kalian berpikir, bahwa pekerjaan yang kalian anggap halal dan kalian anggap dari  hasil dari kerja keras itu  ternyata isinya jadi ladang dosa?

Nyinyirin orang, bikin berita gosip, bikin berita soal artis-artis yang kerjanya itu joget-joget erotis buka aurot, khususnya K-POP dan video musik barat.

Friday, February 24, 2017

Menulis Saja Tidaklah Cukup


"APA KONTRIBUSI SAYA UNTUK MELAKUKAN PERUBAHAN ?"

banyak dari kita di waktu sekolah atau bahkan kuliah, tidak pernah memperhatikan bagaimana informasi yang kita ambil dari website yang kita kopi. Dan Bahkan banyak dari kita yang mungkin sudah sadar dan tahu bahwa kalian mungkin langsung meletakkan baris - demi baris dan paragraf demi paragraf di makalah yang digunakan untuk menyelesaikan tugas yang ada tanpa setidaknya menulis ulang dan membuat kembali kesimpulan dari apa yang kita dapatkan.

Tidak malu kah kita?

Padahal bertampang sabun rambut landak ala pomade (bagi laki - laki), dan memakai kerudung seperti seolah-olah yang kalian pakai adalah pengganti rambut, bukan penutupnya(bagi perempuan). Namun masih saja mencontek.

Ups, susah ya bahasanya?

Maksudnya itu tampang sok kece tapi malas untuk mikir.

Ya memang hidup ini akan selalu sulit bagi orang yang ingin mempertahankan kejujuran. Coba temukan satu saja orang yang tidak copypaste pada saat buat membuat makalah, insya Allah dia 99% orang yang jujur dan dapat di percaya. Karena kita pasti tahu bahwa seorang pembohong, tidak dapat dipercaya. Tapi anehnya adalah Korupsi, Menipu, Berdusta dan Mencontek adalah Lumrah di Indonesia, Apalagi dari instansi pendidikan.

Dan lagi, mau saja anda percaya dengan apa yang di tulis di internet tanpa referensi yang jelas. Minimal, tulis lagi lah dengan kalimat sendiri. Sudah copas, yang dicopas semuanya pula.

Kontribusi kita akan sangat berarti, apalagi jika kita melakukannya dengan hati yang ikhlas, entah apapun perbuatan kita. Dalam kasus ini saya sendiri menitik beratkan pada kegiatan menulis. Ayo kita galakkan ini, karena tanpa ada kalian yang ingin memulai dari diri sendiri, maka tidak akan ada yang bertindak.

Ayo kita pake media sosial, jangan cuma menulis, tapi bagikan ke media sosial. Kadang saya berpikir, memang enak jikalau ada satu tempat di mana kita bisa menulis dan bergabung dengan mereka yang punya hobi yang sama. Tapi jika hanya menulis tanpa berbagi ke media sosial, siapa yang akan baca tulisan kalian? sesama penulis? ya percuma toh, karena jumlah penulis juga sedikit, tidak sebanyak penduduk indonesia.

mereka yang suka menulis sudah tahu jika mereka tidak tahu sesuatu maka mereka akan mencari dan membaca sesuatu yang baru. Terus siapa yang akan menggerakkan hati orang - orang di sosial media yang kebanyakan hanya mendapatkan berita viral dan berita politik? siapa yang akan menolong mereka untuk sadar?

Menulis saja tidak cukup untuk melakukan sebuah perubahan, kita harus bertindak selayaknya orang - orang yang sering membagikan sebuah berita viral di sosial media. Jangan biarkan si Mbah Google tidak menyadari bahwa ada banyak artikel - artikel bagus di website - website yang mungkin tidak diketahui orang banyak namun sarat akan manfaat. Yuk sebarin tulisanmu, minimal buat website dari blogspot.com terus pindahkan artikel kamu dari satu media ke media lainnya..

Kenapa saya sampai bicara seperti ini?

Sungguh saya sangat tidak puas, karena saya tidak bisa melihat artikel - artikel lama dari kompasiana yang mungkin sangat bagus untuk dibaca. Mungkin contohnya bila ada artikel menarik di tahun 2010 silam. Beda sekali dengan Blog pribadi, entah wordpress atau blogspot. Dengan mudah saya bisa mengurutkan apapun yang ingin saya baca. Terlebih lagi karena semakin banyak saya klik sebuah blog yang saya baca, semakin erat pula cinta antara blog kamu dengan mesin pencari google.

Memang ini hanyalah curhatan dan opini pribadi saja, tetapi dengan ini, saya ingin membuat beberapa orang dari yang membaca artikel yang saya baca ini untuk lebih peduli dan berkontribusi memadatkan hasil mesin pencari di google dengan tulisan kita, agar mereka - mereka yang awam dan mempunyai hobi copypaste di berita dari internet lebih terdididik dan lebih bisa berpikir dari usaha yang kita lakukan ini. Karena tidak mungkin mereka menjiplak tulisan saya ini dan memindahkannya ke makalah mereka karena bahasa yang kita gunakan, tidak sebaku dan sekaku artikel - artikel terkenal yang mereka jiplak pada umumnya. Tunjukkan bahwa orang Indonesia bermartabat, Terima Kasih :D

Sunday, February 19, 2017

Jangan Pernah Menyerah dengan Kegagalan

Untuk seseorang yang sering melihat berbagai blog dan artikel di internet, dan mencari apakah menulis di blog itu bisa membantu meningkatkan skill dan karir, mungkin bagi kalian yang mengunjungi blog milik saya ini akan menganggap bahwa yang punya blogger ini adalah pembual besar yang tidak bisa melakukan hal sederhana dengan benar.

Aku bicara tentang memotivasi diri sendiri, tapi terkadang aku sendiri tidak begitu termotivasi. Aku mengatakan ide - ide tentang bagiamana menjadi blogger yang baik, dan bagaimana menjadi penulis yang baik, dan bagaimana menjadi penulis yang konten artikelnya terkenal seperti hipwee, tapi kalian melihat sendiri bahwa aku sendiri tidak konsisten dalam meng-update konten. Seorang Pembual, itu mungkin yang sedang kalian pikirkan.

 Menyerah sama saja dengan Mati atau Bunuh Diri
Menyerah sama saja dengan Mati atau Bunuh Diri


Coba lihat artikel yang dulu pernah aku buat ini, 5 Kesalahan Blogger Pemula , dan pada dasarnya penulisnya sendiri tidak bisa melakukan apa yang dia katakan. Betapa memalukannya. Tapi perlu digarisbawahi adalah bahwa semua hal yang aku tulis itu memang benar merupakan sebuah pondasi untuk proses yang aku jalani untuk membuat tulisanku yang selanjutnya jadi lebih baik, yaitu konsistensi dan rasa ingin tahu.

Aku tidak mempermasalahkan media, atau betapa buruknya tulisan yang mungkin aku buat. Tapi aku lupa untuk mencantumkan satu hal yaitu adalah adanya waktu yang terbatas bagi masing - masing bagi kita. "I DON'T GIVE UP", tapi kata - kata itu tidak cukup. Poin nomor tiga dari tulisanku sendiri yang memang aku pegang teguh.  Belum juga 10.000 judul ada di blog ini, sebuah angka yang aku ingin sandingkan dengan Thomas Alpha Eddison. Akan butuh waktu sekitar 30 tahun jika aku menulis artikel setiap hari tapi aku sadar aku tidak konsisten. Mungkin jika aku berhasil menulis 10.000 judul artikel dengan 5000 kata di setiap artikel tidak akan membuatku seperti Ilmuan besar itu, tetapi setidaknya aku bisa mencoba untuk menyamai dia dari segi angka dan dedikasi.

Sebenarnya aku juga baru menyadari bahwa setelah kita beranjak dewasa, kehidupan akan lebih "complicated". Komplex dan tidak terduga. Banyak hal yang baru aku tahu, terutama saat aku berhenti menulis di bulan Januari. Banyak hal yang bisa kita gali untuk ditulis, tetapi banyak juga batasan yang tidak boleh dilanggar. I will talk about it in later article.



Seberapa seringkah kalian mengacaukan rencana hidup kalian? 

Yang aku pelajari sebulan ini sangatlah berharga. Baru saja aku tahu bahwa iman dan keyakinan itu harus diperjuangkan dengan berbuat hal - hal baik dan baru saya aku tahu bahwa iman bisa hancur dengan mudah, terkoyak tanpa sisa hanya dalam beberapa hari jika kita berhenti melakukan hal baik, dan memulai kebiasaan lama kita.

Kehidupan yang kita lalui adalah sebuah tes, dan kita tidak boleh menurunkan perhatian kita dan bersikap santai yang mana selalu saja terjadi pada penulis sendiri.

jangan biarkan kekalahan melahap diri kita di saat kita lemah. Karena memang untuk beberapa orang, sebenarnya tidak ada banyak alasan untuk berjuang. Jika kalian punya seseorang yang sangat kalian cintai dan ingin kalian lindungi, 
selamat karena anda tidak akan mudah menyerah. Tapi untuk orang - orang yang hanya mengejar kehidupan yang mudah dan banyak uang, sebaiknya kalian memeriksa opsi lain.

Pernahkah kalian terpikir tentang kematian? 

Terus terang bahwa jika kita ingat ini baik - baik mungkin kita tidak akan begitu mudah untuk lengah atau bahkan akan berpikir ulang untuk kedua atau ketiga kalinya untuk berbuat jahat. Berbohong, meninggalkan Ibadah, lupa sholat dan lain sebagainya.

Pernahkah kalian berpikir, cukupkah amal kita jika kita mati dalam keadaan seperti ini? Mati dalam keadaan meninggalkan sholat, mabuk, seks bebas, pacaran, atau bekerja dan kaya raya sampai lupa bahwa Allah itu ada.

Mungkin kalian berpikir bahwa dengan sholat wajib saja sebagai penggugur kewajiban selama 2 menit di setiap waktunya itu sudah cukup, tapi apa kita pernah berpikir berapa banyak dosa yang telah kita lakukan baik sengaja maupun tidak sengaja. Bergosip alias mengunjing, menjelek - jelekkan orang lain, mungkin dosen, melihat aurot orang lain secara sengaja ataupun tidak sengaja karena kecantikan mereka.

Jika kita mencoba menilai dengan angka - angka sederhana sebagai perumpamaan dan menganggap dengan sholat 5 waktu kita mendapat 10 pahala(ini cuma perumpamaan) dan melihat 1 aurot wanita/pria sebagai minus 1 terhadap pahala. Berapa kali kita melihat manusia yang aurotnya terbuka dalam sehari? apalagi jika berada di pasar atau mall ataupun di jalan raya. 10? 20? 30/ 100? 300? atau mungkin lebih. Maka kita akan mendapatkan minus disetiap hari - hari kita.

Belum lagi kelalaian kita untuk bersedekah terhadap orang lain karena kita cuma memikirkan diri sendiri dengan menghabiskan waktu untuk membeli hape hanya "demi mendapat foto selfie yang gambarnya bagus", atau jalan - jalan di gunung dan hutan, basah - basahan di sungai dan pantai? nonton film di bioskop atau nonton film bajakan di laptop.

Demi apa kalian melakukan hal itu? kesenangan?

Sungguh aku tahu rasanya kesenangan sesaat itu. Setiap hal di dunia ini mempunyai kenikmatan dan kelezatan masing - masing. Ini sesuatu yang aneh. Dan tanpa kita sadari hal itu adalah candu. Saat kita beribadah, maka hal itu akan mempunyai kenikmatan tersendiri plus dapat pahala dan cinta dari Allah, Tapi saat kita bermaksiat dan melakukan hal yang tidak ada nilai ibadahnya(meskipun hal itu tidak haram), apa yang kita dapat? tidak ada. Hanya kesenangan dalam saat - saat itu saja dengan beberapa kenangan dan foto. Tidak ada nilai pahala, mungkin aurot terbuka, mungkin jadi lupa dengan sholat, pegal dan menghabiskan banyak uang.

Siapkah kita mati saat ini? hari ini?

Siapkah kita jika harus dicambuk dengan besi yang bahkan jika seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengangkatnya mereka tidak akan sanggup? dicambuk dan dihimpit di kuburan di alam barzah sampai kiamat datang.

Kenapa harus memilih siksaan seperti itu? kenapa harus menyerah? kenapa harus depresi?
Mungkin aku hanya mengatakan ini untuk diriku sendiri, tapi kita tidak perlu takut bila kita gagal, terlambat belajar atau karena memang kita bodoh dan tidak bisa melakukan hal dengan benar. Karena Allah melihat kita dengan usaha kita. Dan Bahkan jika kita meniatkan semua perbuatan kita untuk taat kepadanya, maka jika kita mati dan kalah, Allah tetap akan memberi pahala dan hadiah dari perbuatan kita.

Ada sebuah kalimat yang dulu sering aku dengar, tapi aku lupa itu berasal dari mana. Intinya 

LEBIH BAIK MENJADI MANTAN PREMAN YANG RAJIN IBADAH, DARI PADA MENJADI MANTAN KYAI.
Atau secaa sederhananya adalah lebih baik jadi mantan penjahat yang bertobat dari pada menjadi mantan orang baik yang menjadi penjahat. Tapi tidak ada ata terlambat sebelum kita mati. Karena pada dasarnya waktu kita habis pada saat kita mati, bukan saat kita hidup dan menyerah karena keadaan.

Hal terburuk adalah jika kita melakukan bunuh diri karena putus asa. Don't ever do it karena kalian akan menyesal jika harus berada di neraka dosa besar dan disiksa karena berdosa dan berputus asa di dunia. Jika kalian punya masalah, lebih baik ceritakan pada orang lain jika memang tidak kuat untuk menanggungnya. 


Friday, December 2, 2016

7 Curhatan dan 8 Tulisan Motivasi Gak Biasa Buat Ngebuka Kreativitas Loe

Perhatian: 6 paragraf pertama itu cuma basa - basi saja. Tulisan di blog ini kesemuanya adalah untuk membuka pikiran kita akan pemahaman baru, motivasi dan juga semangat menulis. Kalo bosen lihat curhatan gue, langsung aja ke paragraf 8 dan lihat inti dari tulisan ini.

1. (✿◠‿◠)  wow, kelihatannya hari ini sangat indah. Meskipun gue ini laki, tapi kayaknya bunga yang gue pake jg buat gue merasa ganteng. Gak perlu tanya kenapa, karena kayaknya gue jadi agak gila dan kumat - kumatan. Dari tadi gue  ಥ_ಥ  mantengin laptop bingung mau ngapain. Padahal tinggal belajar, buka buku dan capcuz.   

o(╥﹏╥)o

2. Hidup gak semudah kata - kata motivasi. Sekian kali gue menulis buat nge-hack sifat malas gue, yang ada gak ngapa - ngapain. Untung aja gue punya hobi baru, Nulis di blog. Biarin aja gue curhat gue jaim, gue sok pinter dikit. Gakpapa dikit - dikit bagiin tulisan, yang penting kan gue bukan plagiat.


á•™(⇀‸↼‶)á•—

3. Pikiran sehat gak terkena racun korupsi. Setidaknya itu yang gue pikirin. Dari pada dikit - dikit plagiat, dikit - dikit nyontek, bagus sih di raport tapi hancur mental loe. Gue rasin sendiri, mental gue jadi mental tempe, (●_●v) blank gara - gara kebanyakan nyontek plus males belajar. Dan sekarang, dapet tugas dikit aja bisa buat keok.

4. By the way, gue tadi iseng - iseng googling blog motivasi. Tau gak loe apa yang gue dapet. Blogger - blogger yang udah punya adsense sendiri. Dan gue cuma bisa lihat dengan muka aneh dan bingung seperti ini (・∀・ ). Kok bisa ya loe dapet adsense.

5. Mungkin nih, itu karena komunitas. Kayaknya gerilya sendiri di dunia yang dipenuhi banyak blog ditambah konten gue yang gak punya kualitas mumpuni bisa ngebuat gue gak akan pernah muncul di ranking 1 selamanya. Boleh sih update konten tiap hari. Tapi karena konten yang ada gak mencerminkan permasalahan dan kegalauan bangsa indonesia, ya yang ada mungkin malah jadi sampah.


6. Kepolosan {•̃̾_•̃̾} mungkin jadi sebab gue jadi seperti ini. Mungkin karena gue ini tipe - tipe introvert. Gak akan ada yang nusuk gue dari belakang, tapi gue yang tusuk punggung gue sendiri dengan kepolosan setebal baja.

7. Memejamkan mata (◡ω◡✿) dengan bunga masih di kepala gue (ini kiasan bro, gue bukan bencong ya. yg diatas juga) dan mungkin nulis cerita fiksi absurb, mungkin nulis cerita pembunuhan yang bikin penulisnya bingung setelah nulis 150 lembar cerita kemudian ngulang lagi nulis dari awal. Bukan, itu bukan impian gue.



8. Ini tulisan buat ajang coba - coba aja apakah kalo emoticon lucu ini bisa gue aplikasikan di blog gue. So plisss, 。(✿‿✿)。 jangan benci blog gue ya. Gue cuma pengen berusaha berkarya dan nyobain hal baru. Kalo Film aja boleh dinamis, kenapa tulisan gak boleh dinamis?

9. Mari berkreasi dan jadi kreatif. Nulis itu bukan gak akan ketinggalan zaman.  Mau apapun gaya Loe saat menulis, itu gak jadi masalah.

10. Coba Kalian lihat tentang COPYWRITING, sebuah skill untuk memuluskan usaha jualan, iklan di TV, radio, atau online.Pokokny hal - hal yang berbau pemasaran. Namanya juga skill untuk menjual, kalo cuma pake bahasa kaku dan baku, maka pemasaran gak efektif.

11. Coba kita perjelas mindset kita. Ayo coba - coba bikin tulisan entah loe mau bikin puisi, cerita pendek atau curhatan. Bayangin nabung pahala jika kalian niatnya adalah nulis buat bagi ilmu.

12. Tantangin aja mereka yang pandang diri loe sebelah mata  (ง ͠° ͟Ù„͜ ͡°)ง. Bisa apa sih mereka?
Mungkin mereka memang sudah punya skill dan kerjaan yang bagus sehingga berani menghina kita, tapi kita juga harus buktiin kalo mereka salah. Biar entar mereka bisa nelen ludah mereka sendiri menatap kita dengan rasa "menyesal" karena dulu gak pernah mencobah buat berubah.

13. Blog gue blog milik pribadi. Blog gue bukan blog milik koran atau surat kabar. Mana mungkin kalian nemuin tulisan macam ini di koran? ~(˘▾˘~) . Jadi gue bisa sedikit busungin dada gue dan jadi lebih PD karena gue bukan plagiat. Loe juga harus begitu.

14.Lihat aja orang - orang yang sukses besar di luar sana. Mereka ngelakuin cara gak biasa untuk bisa sampai di puncak kejayaan. Khususnya para Enterpreneur, mereka gak mungkin berhasil kalo mereka cuma pasrah dengan kerjaan mereka dan gak mau berkarya dan MIKIR KERAS BUAT MAJU DAN BERUBAH.

15. Be cool  (▀̿Ĺ̯▀̿ ̿), jangan mudah terpancing emosi. Selalu aja ada orang yang ngehina kita. Tetep jadi diri loe yang terus mencoba untuk berkarya. Dan di akhir kata, meskipun gue bukan bencong atau feminim, gue mau akuin kalo gue suka dengan emoticon ini (✿◠‿◠).

Saturday, November 26, 2016

Pentingnya mencatat pada saat belajar

Ada satu hal yang mungkin sebagian besar dari kita yang pernah bersekolah atau sekarang sedang mengenyam pendidikan. Seperti judul yang sudah terpampang di atas, masalah mencatat. Sebagian besar dari kita mungkin belajar dengan cara konvensional. Kita sebut saja "Mediocre" atau kita sebut sebagai manusia "sedang - sedang saja".

Mediocre itu bukan orang malas, mereka membaca pelajaran yang telah mereka pelajari di sekolah. Rentangnya juga cukup lebar dari yang sangat pintar atau bisa dikatakan jenius ataupun yang pemalas yang sebenarnya "gak malas - malas amat" karena biasanya mereka membaca buku di malam hari sebelum ulangan dimulai dan mungkin membacanya lagi sesaat sebelum ulangan dimulai. Setidaknya mereka (termasuk saya) punya sedikit "tanggung jawab" bahwa belajar memang perlu. Masalahnya adalah orang seperti kita cenderung menjadi pemalas.

Mereka pintar, mereka tahu dan punya "tanggung jawab" dengan apa yang dikerjakannya. Satu - satunya masalah yang mungkin belum mereka sadari adalah mereka terlalu banyak membuang waktu untuk membaca buku mereka.

Saya sendiri pernah merasakan harus membaca seluruh bab di malam hari  yang materinya akan dipakai ulangan besok harinya, sedangkan saya sendiri belum pernah mencatat materi tersebut dan hanya membacanya jika ingin saja (yang mana mungkin hanya sebulan sekali seingat saya sendiri). Dan pada saat membaca sesaat sebelum ulangan dimulai, rasanya kepala sudah tidak mampu menampung semua informasi yang ada. Kata - kata penting, istilah, dan nama - nama yang sangat aneh yang saya coba baca berkali - kali tersebut tidak membekas sedikitpun di ingatan. Namun pada akhirnya saya mendapat nilai yang cukup bagus, 70 poin.

Hari ini saya melakukannya lagi, di saat saya belajar bahasa pemrograman, saya merasa terlalu banyak kosakata yang digunakan dan penggunaan yang terlampau kompleks untuk kepala saya. Padahal saya hanya baru belajar dasar dari pemrograman web, yaitu HTML dan CSS.

Saya baca materi berulang - ulang, saya lihat cara menggunakannya di dalam tutorial yang saya cari di web. Dan coba tebak apa yang saya temukan, "Semua materi  tidak pernah nyambung". Dan meskipun saya sedikit tahu tentang beberapa skrip yang saya gunakan, saya tidak pernah tahu bagaimana harus menggunakan dan mengimplementasikannya di proyek kecil saya.

jadi selama berminggu - minggu saya terjebak di tempat yang sama, mengulang dan membaca lagi semua pelajaran yang ada, menonton video yang sama dan pada akhirnya, semua informasi itu terlupakan karena banyaknya hal yang harus dipelajari.

Pada akhirnya saya menyadarai bahwa kami "Mediocre" kurang satu hal penting yang membuat kami gagal untuk move on dari materi yang pernah kami pelajari dan mungkin lupa dan merasa terlalu banyak yang harus dipelajari karena harus mengulang untuk membaca semuanya dari awal. Kalian tahu apa itu dengan pasti, yaitu mencatat dan merangkum.

Kita coba lihat beberapa keuntungan yang bisa kita peroleh dengan mencatat:

Pertama, kita jadi tidak perlu susah - susah membuka buku yang sama dan tetap mendapat inti dan hal penting yang kita pelajari tanpa terlalu banyak basa - basi seperti buku awal yang kita baca. Sebelum kamu mencatat, kita harus membaca setidaknya 20 sampa 40 halaman dalam satu bab. Setelah mencatat dan mengerti poin - poinnya, kita hanya perlu melihat hal - hal penting dan poin - poin yang menurut kita penting saja. mungkin sebuah kalimat, selembar atau dua lembar catatan saja.

Kedua, kita tidak akan pusing jika harus dan ingin mencari informasi yang sudah kita lupakan. Kita hanya perlu melihat catatan kita masing - masing. Hal - hal yang mungkin tidak diketahui oleh kebanyakan orang adalah bahwa catatan singkat tersebut bisa menjadi pemicu bagi kita untuk mengingat hal - hal lain yang pernah kita baca. bersifat sebagai kata kunci yang akan mengakses semua informasi yan berkaitan dengan hal tersebut.

Sebuah contoh mungkin lebih bisa membantu. Bayangkan kata - kata "Super Hero Marvel", maka dari kata kunci tersebut, dalam beberapa saat kita akan memicu ingatan kita yang lain yang berhubungan dengan kata - kata tersebut. Dari ingatan tentang film Avenger, Captain America, Hulk, Ant Man, Thor. Bukan hanya itu, bagi mereka yang telah melihat film Box Officenya, pasti kalian akan mengingat setiap adegan penting dan alur cerita masing - masing karakter seketika itu juga.

Dua hal di atas sangat berpengaruh secara langsung bagi pembelajaran kita. Saya sendiri masih memperoleh keuntungan dengan tidak perlu membuka materi lagi karena lupa fungsi dari beberapa kata/skrip yang saya pelajari. Coba tengok gambar di bawah ini.



contoh cara mengaplikasikan catatan versi penulis

Tanda di antara "/*" dan "*/" adalah catatan yang saya buat. Dari pengingat seperti /*utek - utek lagi*/ dan penjelasan singkat. Mungkin ini terlihat tidak profesional dan keren, tapi siapa butuh itu semua.

Inti dari mencatat adalah untuk memudahkan tugas kita masing - masing. Jika saya masih punya kesempatan untuk bersekolah lagi, hal itulah yang akan saya lakukan. Tapi meskipun dengan hobi saya yang sederhana sekarang ini seperti bermain html dan css ini, saya masih bisa mengaplikasikannya dengan cara saya.

catatan versi penulis

catatan penulis dengan aplikasi Google Keep

Kita bisa membuat catatan versi kita sendiri. Tidak perlu harus rapi dan terstruktur dengan baik (meskipun itu adalah cara yang sebenarnya bagus). Pakailah cara kalian masing - masing.  Bahkan sebenarnya menulis seperti yang saya lakukan kali ini juga termasuk dalam kategori "mencatat".  Atau bahkan menggunakan aplikasi "Google Keep" yang saya gunakan di di sini

Mencatat informasi membantu kita mengkristalisasi ilmu yang kita dapatkan agar dapat dipanggil sewaktu - waktu saat hal tersebut dibutuhkan, khususnya pada saat ulangan.

Jadi, kenapa harus pusing mencari tahu caranya mencatat informasi pernting. yang harus kalian lakukan adalah mencoba, karena masalah kesempurnaan dan "mencari cara yang benar" bisa kita dapatkan nanti, ketika kita membuat kesalahan dan memperbaikinya menjadi lebih baik.


Friday, October 21, 2016

Menulis Sebagai Cerminan Dan Tolak Ukur kecakapan

Menulis, sejatinya mencerminkan diri kita sendiri. Seberapa hebat kita menulis dan bagaimana bobot dari tulisan kita mencerminkan bagaimana pola pikir kita secara matang dalam melihat Permasalahan di pelupuk mata. Opini kita dalam setiap kejadian bisa menjadi cerminan diri kita sendiri.

Saya telah mengalaminya, setelah mencoba menulis di kompasiana dengan topik - topik yang diberikan. Semangat sudah penuh dan saya mulai memilih topik yang kelihatannya paling mudah dan paling saya pahami, yakni tentang Bahasa Indonesia.

Dengan modal semua pengetahuan saya yang sangat terbatas mengenai ilmu ini dan teknik menulis, saya berusaha jujur dengan apa yang saya ungkapkan. Tapi yang terjadi adalah saya baru menyadari bahwa pola pikir saya sangat dangkal. Saya baru sadar bahwa perbedaan yang mendasar dari menulis dan memikirkan sesuatu dan mengatakannya secara spontan adalah tentang keteraturannya.

Saat berbicara, kita mungkin mengatakan hal yang satu dengan hal yang lain yang mungkin tidak kita mengerti secara mendetail dengan gagap dan terbata - bata. Bagaimana dengan menulis? kita tidak mungkin menulis dengan terbata - bata. Karena saat melakukannya kita diharuskan untu mengerti perihal mengenai apa yang kita tulis. Tak jarang kita mungkin tidak tahu harus menuliskan apa di tengah jalan, tapi itu adalah kelebihan menulis.

Tidak seperti public speaking yang mengharuskan kita untuk siap siaga setiap saat. Saat menulis kita bisa beristirahat dan mencoba untuk mengenali secara matang hal - hal yang ingin kita tulis. Hasilnya tulisan kita bisa menjadi lebih berbobot dan bernilai. Kita dituntut berpikir kritis dan tahu akan permasalahan yang akan kita bahas.


Kita tidak harus cakap dalam berbicara jika ingin cakap dalam menulis. Kita bisa mengutarakan hal - hal secara lebih detail, dan sangat terperinci. Kita tidak perlu takut lupa untuk menyertakan suatu pendapat dengan menulis. Kita masih bisa melihat kembali dan membaca kembali sebelum menayangkannya.

Saat melihat tolak ukur kecakapan seseorang, maka menulis bisa menjadi mata dan telinga kita. Coba anda lihat tulisan - tulisan saya, anda bisa tahu bahwa saya hanya seorang pemula dan hal yang saya tahu adalah hal - hal yang berkaitan dengan pengalaman menulis saya. Sesederhana itu saja.


Seperti inilah Menulis, saat kita berusaha jujur, maka kita akan melihat seberapa jauh kemampuan kita sendiri. Dan tidak lupa, kita bisa menjadi contoh bagi orang - orang yang mungkin bertanya - tanya tentang kenapa mereka tidak pandai menulis.  Jawabannya adalah karena kita tidak tahu apa - apa untuk di tulis dan disitulah batas kemampuan kita yang bisa kita ukur dengan cara yang paling sederhana.

Thursday, October 20, 2016

Teknik Menulis Pemula: Bagaimana Sembuh Dari Cara Nulis Yang Aneh Sampai Enggak Nyambung


Pernah gak sih kalian semua yang bau memulai menulis merasakan ketika BLANK gak tahu mau ngapain ditengah jalan? Waktu dibaca lagi ternyata isinya aneh dan gak nyambung

Like Father Like Son, Sebuah peribahsa yang unik jika kalian tahu maksudnya. Seorang anak akan menjadi sedikit banyak seperti orang tuanya. Entah mungkin itu perkerjaan di bidang yang sama, kualitas perndidikan yang hampir sama, cara bicara yang sama, pergaulan yang sama atau bahkan cara berpakaian yang sama. Maksudnya Buah yang tidak jatuh dari pohonnya.

Korelasinya sih dengan menulis itu, yang tulisan kita ini yang diibaratkan sebagai anak, sedangkan kita sebagai orang tua. Perlu diketahui bahwa representasi cara kita menulis itu melambangkan kepribadian loh. udah gak perlu pake menurut penelitian, ini opini gua sendiri, hehe.

Ini mungkin berlaku pada penulis yang baru belajar aja sih. Semua hal yang kita tulis tidak akan jauh - jauh dari bagaimana cara kita memandang hidup, entah dari galau ditolak melulu atau dari pengalaman religi kita.

Hal selanjutnya adalah  yang paling tidak menyenangkan. Pada saat kita selesai menulis, biasanya kita akan merasa lega, dan merasa seperti seorang bos. Dan kadang kala sangat bangga dengan apa yang telah ditulis, entah itu puis, cerpen, maupun opini. Namun saat dibaca kembali, kadang kita merasa seperti "Itu kayaknya bukan Gue yang Nulis,Koq gak nyambung dan loncat - loncat kayak tupai ya?"

Seperti yang dikatakan tadi bahwa menulis itu adalah representasi dari penulis. Maka tidak salah jika penyebab dari tulisan kita yang seperti kutu loncat adalah karena kita tidak bisa fokus. Mungkin saat mengobrol dengan orang lain kita selalu gonta - ganti topik. Mungkin juga karena kita jarang berkomunikasi dengan orang lain, gagap dan sebagainya.

Kabar baiknya adalah menulis dan berbicara adalah satu hal yang berbeda. Kita tidak perlu belajar menjadi public speaker yang handal dulu seperti News Anchor yang ada di TV atau penyiar radio untuk menghilangkan kelemahan kita. Mengapa? Karena kedua hal tersebut adalah skill yang berbeda, antara menulis dan berbicara.

"Loh tadi katanya sama? Koq sekarang berbeda?"

Saya tidak ngomong sama, tapi "representasi", maksudnya antara satu dan lain itu saring terkait dan berhubungan. Contohnya saja otot - otot dalam tubuh manusia. Jika anda tidak bisa mengangkat beban berat berati mungkin anda tidak pernah berolahraga kan? Jika orang yang tidak berolahraga bisa jadi tidak kuat untuk melakukan lari atau squat kan? jika tidak bisa melakukan lari atau squat bisa jadi kakinya juga lemah. Secara keseluruhan tubuhnya lemah. Jadi Tangan yang lemah dan kaki yang lemah itu berhubungan, tapi mengasah tangan saja agar lebih kuat kan sah - sah saja dan bisa dilakukan dengan angkat barbel agar menjadi lebih kuat. Tapi kaki bisa saja masih lemah. Itu representasi antara menulis dengan berbicara di depan umum.

Lanjut,Jadi bagaimana cara kita bisa melatih cara menulis kita agar tulisan kita yang tidak nyambung bisa nyambung kembali? Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyusun kerangka paragraf. Tidak perlu ribet karena saya sudah siapkan formula untuk para pemula, klik saja link di bawah ini.

Menyusun Kerangka Ide Kiat Menulis Efektif dan Cerdas

Setelah menyusun kerangka, maka yang paling penting adalah mengembangkan paragraf dengan gaya bahasa kita. Mungkin saat anda menulis, akan ada beberapa momen awkward dan aneh yang akan terjadi, seperti merasa bahwa tidak ada perubahan dalam teknik menulis anda. Tolong jangan di pedulikan dahulu karena akan ada tahap kedua yang berfungsi untuk memoles tulisan kita ini. Just Go with the Flow.

Sekarang adalah momen terpenting dalam perubahan terbesar dalam teknik anda. Teknik ini dinamakan REVIEWING. Apa itu reviewing? 

Yang di maksud dengan Reviewing adalah membaca ulang artikel yang anda miliki. Tekinik ini cukup sederhana karena kita harus membaca ulang artikel yang kita buat. Tapi ada waktu - waktu tertentu dimana anda benar - benar bisa me-review atau membaca ulang artikel anda.

Kita tidak bisa serta merta membaca ulang artikel kita dan mengetahui kesalahan kita pada saat itu juga. Mungkin kesalahan dalam pengetikan kata per kata bisa diketahui, tapi untuk gaya bahasa agaknya akan menjadi sedikit sulit untuk para pemula.

Kenapa?

Karena otak kita masih terbiasa dengan alur dan gaya bercerita kita sendiri. Contohnya saja saat menyanyi sebuah lagu baru yang lagi hits, kita menyanyi dengan suara kita sendiri dengan riang dan senangnya. Kadang juga kita akan berpikir bahwa kita pantas menjadi seorang superstar dan merasa bahwa suara kita paling bagus sedunia. Kita mencoba menyanyikan lagi, maka hal yang kita dapat akan sama pula, suara kita akan terdengar sangat bagus.

Bagaimana jika kita menggunakan metode lain, misalnya merekam suara kita lalu mendengarkan lagu aslinya dan memutar rekaman suara kita sendiri. Maka, akan terlihat kelemahan - kelemahan pada diri kita. Mengapa? karena kita membandingkan suara kita dengan suara lain yang berbeda dan lebih profesional.

Hal tersebut juga berlaku saat kita ingin me-review tulisan kita sendiri.Kita harus membaca tulisan - tulisan lain terlebih dahulu. Dengan bahasan yang sama, maupun dengan gaya bahasa yang ingin kita contoh. Setelah mengambil dan membaca beberapa contoh, setelah itu membaca tulisan pribadi anda sendiri, anda akan tahu kelemahan - kelemahan anda.

Manusia belajar dengan melihat/mendengar, meniru lalu memodifikasi. Maka tidak ada salahnya jika kita mencoba meniru untuk menjadi lebih baik sebelum kita beranjak ke level memodifikasi dan menjadi diri sendiri. Setelah menulis beberapa kali secara konsisten, anda akan menyadari bahwa kelemahan - kelamahan anda datang bukan karena anda lemah, tetapi karena anda kurang berlatih.


Friday, September 16, 2016

Menyusun Kerangka Ide Kiat Menulis Efektif dan Cerdas

Untuk beberapa alasan, menulis menjadi sulit, kadang saat ide sudah muncul di depan mata, tangan menjadi sangat berat dan otak jadi malas untuk berpikir.  Jadi dan akhirnya saat menulis pun terkadang kita menjadi kalut dan bingung, tidak tahu harus menulis apa.

Pengalaman saya selama menulis 9 artikel sebelumnya ini membuktikan itu, dari mulai tidak konsisten dalam hal waktu terbit, gaya bahasa dan permasalahan dalam menentukan desain untuk blog pribadipun bisa jadi ajang menunda - nunda pekerjaan. Galau dan marah, atau dan mungkin kebingungan menumpahkan cerita dalam goresan.

Jadi tanpa Ambil pusing, dari pada saya harus bertanya pada mbah Google, saya manfaatkan perkenalan saya di BeeTalk dengan salah orang yang berprofesi sebagai guru mata pelajaran bahasa indonesia. Saya mencoba berkeluh kesah, dan keberuntungan pun datang karena teman saya ini mau membagi tips sederhana yang dapat digunakan untuk membuat tulisan kita menjadi menarik.

Beliau ini mengatakan satu kalimat yang sangat sederhana, "iya,, bikin pokok - pokoknya dulu setiap paragraf". Dan pada saat itu saya langsung menemukan jalan keluar dari masalah saya. Dan hal ini menjadi sebuah instruksi secara tidak langsung bahwa saya harus membuat daftar - daftar yang harus saya kerjakan dan menandai hal - hal yang telah saya lakukan.

Membuat pokok setiap paragraf memang membuat menulis jauh lebih mudah. Saya mengartikannya seperti membuat kerangka sebuah cerita, awal, konflik dan penyelesaian. Coba kita simak sebuah contoh dari sebuah fabel Kura-kura dan Kelinci. Singkat cerita dongeng tersebut dapat disingkat menjadi pokok - pokok ide dan saya tidak membatasi ide - ide ini hanya di dalam sebuah paragraf. Ringkasnya saya menyingkat cerita Kura - Kura dan Kelinci menjadi hanya beberapa kalimat saja,

  1. Kelinci yang sombong membual ke teman - temannya bahwa tidak ada yang bisa mengalahkan dia dalam hal kecepatan.
  2. Kelinci bertemu dengan Kura-kura yang sedang berjalan, mengolok - oloknyadan dengan sombong menantang kura - kura untuk bertanding.
  3. Di tengah perlombaan, kelinci yang merasa akan menang dengan mudah, bersantai di bawah pohon dan tidur.
  4. Kelinci bangun terkaget - kaget beberapa jam kemudian, melihat kura - kura hampir melewati garis finish dan kemudian berlari sekuat tenaga untuk menyusul, namun semua sudah terlambat.
Tapi karena saya masih pemula, maka saya hanya membuat beberapa kata saja yang akan mewakili tulisan saya. Dengan beberapa ide dan bayangan tentang bagaimana saya harus menulis, hal ini menjadi langkah yang tepat tidak terlalu sulit untuk dipraktekan. Dan  meskipun pertama kali mencoba, hal ini bisa sukses besar. Kenapa, karena artikel yang saya tulis ini adalah artikel pertama yang saya terapkan dengan satu syarat utama, Biarkan tulisan mengalir dan jangan membatasi ide hanya dengan menumpahkannya di dalam satu paragraf saja. Berikut kerangka yang saya buat, tidak terlalu ribet dan cocok untuk pemula.

kiat menulis dengan pokok paragraf
alasan
pengalaman
chat beetalk
Solusi
Alasan
contoh
kesimpulan

Tulisan yang mengalir sangat cocok untuk pemula dan dengan menetapkan ide - ide dan alur yang akan di presentasikan dengan alur yang jelas, maka artikel yang efektif bisa dihasilkan dengan cara yang cerdas. Bisa saja sebuah ide terkandung di dalam 3 paragraf, atau mugkin sebaliknya, ada 3 ide dalam satu paragraf.

Sebagai tambahan bahwa dengan menggunakan 5W+1H untuk menggali informasi yang akan disampaikan bisa menjadi sebuah teknik yang sangat efektif untuk diterapkan. Sayangnya di artikel bacaan yang saya buat kali ini tidak menggunakan hal tersebut karena tulisan ini saya buat dengan paksaan bahwa saya harus menulis sesuatu di blog ini. 

 Secara tidak sengaja saya kemarin membaca sebuah artikel yang berisi wawancara dari LifeHacker.com tentang sesorang bernama Cory Doctorow. Dan dari artikel tersebut terlihat bahawa beliau adalah salah seorang blogger dan novelis yang sukses. Dan dari semua hal yang saya baca dari artikel tersebut, ada satu hal yang umum yang beliau terapkan dan sepertinya membuatnya menjadi bukti hidup yang nyata bagi para penulis dan blogger yang berjuang menuju keberhasilan seperti dirinya.

Petikan wawancara tersebut adalah

What's the best advice you've ever received?

Write every day. When you write every day, it becomes a habit and you do it automatically. Habits are things you get for free.
yang artinya
Apa saran terbaik yang pernah Anda terima?

     Menulislah setiap hari. Ketika Anda menulis setiap hari, itu menjadi kebiasaan dan Anda melakukannya secara otomatis. Kebiasaan adalah hal-hal yang Anda dapatkan secara gratis.


Jadi sebuah kesimpulan untuk menjadi penulis yang efektif dan cerdas adalah dengan mencba hal - hal baru, mempelajar teknik - teknik yang baru dan mencobanya berulang kali. Ingatlah bahwa Practice makes Perfect, praktek membuat semuanya sempurna. Dan menurut saya secara pribadi, sebenarnya membuat kesalahan itu menjadi perlu, karena tanpa tahu sebuah kesalahan, mungkinkah kita tahu sebuah kebenaran.

Minimnya pengetahuan janganlah jadi alasan untuk berkarya. Justru sebuah ide yang hanya nganggur di pikiran tidak akan bermanfaat bagi siapa - siapa. Bagi siapa saja yang ingin memiliki kemampuan untuk menulis, tidak ada jalan lain yang bisa dilakukan selain terjun langsung dan praktek. Dan pada akhirnya yang konsisten dan terus mempraktekkan ilmu - ilmunya yang akan jadi pemenang.

Artikel Pilihan

Inspirasi Membuat Blog dari Nol tanpa Pengetahuan tentang Internet

Anda ingin punya blog yang terkenal? punya adsense banyak? ingin cuma tidur-tiduran di rumah dan dapat penghasilan yang banyak? Tidak s...