Friday, December 2, 2016

7 Curhatan dan 8 Tulisan Motivasi Gak Biasa Buat Ngebuka Kreativitas Loe

Perhatian: 6 paragraf pertama itu cuma basa - basi saja. Tulisan di blog ini kesemuanya adalah untuk membuka pikiran kita akan pemahaman baru, motivasi dan juga semangat menulis. Kalo bosen lihat curhatan gue, langsung aja ke paragraf 8 dan lihat inti dari tulisan ini.

1. (✿◠‿◠)  wow, kelihatannya hari ini sangat indah. Meskipun gue ini laki, tapi kayaknya bunga yang gue pake jg buat gue merasa ganteng. Gak perlu tanya kenapa, karena kayaknya gue jadi agak gila dan kumat - kumatan. Dari tadi gue  ಥ_ಥ  mantengin laptop bingung mau ngapain. Padahal tinggal belajar, buka buku dan capcuz.   

o(╥﹏╥)o

2. Hidup gak semudah kata - kata motivasi. Sekian kali gue menulis buat nge-hack sifat malas gue, yang ada gak ngapa - ngapain. Untung aja gue punya hobi baru, Nulis di blog. Biarin aja gue curhat gue jaim, gue sok pinter dikit. Gakpapa dikit - dikit bagiin tulisan, yang penting kan gue bukan plagiat.


ᕙ(⇀‸↼‶)ᕗ

3. Pikiran sehat gak terkena racun korupsi. Setidaknya itu yang gue pikirin. Dari pada dikit - dikit plagiat, dikit - dikit nyontek, bagus sih di raport tapi hancur mental loe. Gue rasin sendiri, mental gue jadi mental tempe, (●_●v) blank gara - gara kebanyakan nyontek plus males belajar. Dan sekarang, dapet tugas dikit aja bisa buat keok.

4. By the way, gue tadi iseng - iseng googling blog motivasi. Tau gak loe apa yang gue dapet. Blogger - blogger yang udah punya adsense sendiri. Dan gue cuma bisa lihat dengan muka aneh dan bingung seperti ini (・∀・ ). Kok bisa ya loe dapet adsense.

5. Mungkin nih, itu karena komunitas. Kayaknya gerilya sendiri di dunia yang dipenuhi banyak blog ditambah konten gue yang gak punya kualitas mumpuni bisa ngebuat gue gak akan pernah muncul di ranking 1 selamanya. Boleh sih update konten tiap hari. Tapi karena konten yang ada gak mencerminkan permasalahan dan kegalauan bangsa indonesia, ya yang ada mungkin malah jadi sampah.


6. Kepolosan {•̃̾_•̃̾} mungkin jadi sebab gue jadi seperti ini. Mungkin karena gue ini tipe - tipe introvert. Gak akan ada yang nusuk gue dari belakang, tapi gue yang tusuk punggung gue sendiri dengan kepolosan setebal baja.

7. Memejamkan mata (◡ω◡✿) dengan bunga masih di kepala gue (ini kiasan bro, gue bukan bencong ya. yg diatas juga) dan mungkin nulis cerita fiksi absurb, mungkin nulis cerita pembunuhan yang bikin penulisnya bingung setelah nulis 150 lembar cerita kemudian ngulang lagi nulis dari awal. Bukan, itu bukan impian gue.



8. Ini tulisan buat ajang coba - coba aja apakah kalo emoticon lucu ini bisa gue aplikasikan di blog gue. So plisss, 。(✿‿✿)。 jangan benci blog gue ya. Gue cuma pengen berusaha berkarya dan nyobain hal baru. Kalo Film aja boleh dinamis, kenapa tulisan gak boleh dinamis?

9. Mari berkreasi dan jadi kreatif. Nulis itu bukan gak akan ketinggalan zaman.  Mau apapun gaya Loe saat menulis, itu gak jadi masalah.

10. Coba Kalian lihat tentang COPYWRITING, sebuah skill untuk memuluskan usaha jualan, iklan di TV, radio, atau online.Pokokny hal - hal yang berbau pemasaran. Namanya juga skill untuk menjual, kalo cuma pake bahasa kaku dan baku, maka pemasaran gak efektif.

11. Coba kita perjelas mindset kita. Ayo coba - coba bikin tulisan entah loe mau bikin puisi, cerita pendek atau curhatan. Bayangin nabung pahala jika kalian niatnya adalah nulis buat bagi ilmu.

12. Tantangin aja mereka yang pandang diri loe sebelah mata  (ง ͠° ͟ل͜ ͡°)ง. Bisa apa sih mereka?
Mungkin mereka memang sudah punya skill dan kerjaan yang bagus sehingga berani menghina kita, tapi kita juga harus buktiin kalo mereka salah. Biar entar mereka bisa nelen ludah mereka sendiri menatap kita dengan rasa "menyesal" karena dulu gak pernah mencobah buat berubah.

13. Blog gue blog milik pribadi. Blog gue bukan blog milik koran atau surat kabar. Mana mungkin kalian nemuin tulisan macam ini di koran? ~(˘▾˘~) . Jadi gue bisa sedikit busungin dada gue dan jadi lebih PD karena gue bukan plagiat. Loe juga harus begitu.

14.Lihat aja orang - orang yang sukses besar di luar sana. Mereka ngelakuin cara gak biasa untuk bisa sampai di puncak kejayaan. Khususnya para Enterpreneur, mereka gak mungkin berhasil kalo mereka cuma pasrah dengan kerjaan mereka dan gak mau berkarya dan MIKIR KERAS BUAT MAJU DAN BERUBAH.

15. Be cool  (▀̿Ĺ̯▀̿ ̿), jangan mudah terpancing emosi. Selalu aja ada orang yang ngehina kita. Tetep jadi diri loe yang terus mencoba untuk berkarya. Dan di akhir kata, meskipun gue bukan bencong atau feminim, gue mau akuin kalo gue suka dengan emoticon ini (✿◠‿◠).

Thursday, December 1, 2016

Kenapa Motivasi Gak Mempan Bagi Pemalas

Kenapa motivcasi dan kata - kata bijak dari orang lain gak mempan buat pemalas?

Jadi, beberapa hari belakangan di hidup gue yang seharusnya dipenuhi kerja keras terlihat sulit. Jangan tanya kenapa, karena meskipun kalian enggak tanya, gue bakal tetep cerita. Sebenarnya ini cuma curhatan tentang betapa sulitnya mengontrol diri untuk tetep stay on the right path yang akhirnya harus melenceng karena faktor X.

Gue kira gue telah belajar tentang hal ini dengan cara yang sulit. Melihat seminggu ini enggak ada progress apapun di dalam hidup yang seharusnya menantang. Kelelahan, kurang tidur, dan enggak disiplin. Tapi bukan itu sumber dari masalah utama. Gue baru menyadari bahwa ada sesuatu yang tersembunyi dari musuh yang bernama Procastination atau disebut menunda - nunda ini. bukan hanya dengan berkata "nanti" karena faktor lelah dan kantuk yang gak bisa dibendung, tapi juga dengan perkataan "jangan sekarang, karena masih lelah. Mungkin nanti gue jadi lebih semangat setelah istirahat sebentar". Namun akhirnya gue gak nyadar kalo gue tidur dan kebablasan sampai jam 11 malam. Saat terbangun, gue ngucapin mantra yang kompleks itu lagi dan akhirnya bangun pada pagi hari pukul 04.40 wib.


SEBAB MUSABAB GUE JADI MALAS

Gue nggak ngerti gimana asal mulanya, kapan hal ini mulai menyerang gue. Tapi malam kemarin jadi hal paling gak menyenangkan (-_-). Pekerjaan tidak dikerjakan sama sekali dan sholat bolong lagi. Gue baru sadar jika di saat kita dalam proses "berubah jadi lebih baik", bukan hanya kita yang berubah jadi bentuk yang baru,bahkan masalah basic yang telah kita pecahkan pun akan berubah jadi lebih kompleks.

Sepertinya hal - hal negatif di sekitar kita juga ikut bertambah besar. Kalo gue inget - inget, kayaknya di film SPIDERMAN yang pertama Paman Ben juga pernah bicara ke Peter Parker, kekuatan yang besar akan membawa tanggung jawab yang besar, dan akhirnya musuh yang muncul pun akan semakin kuat untuk mengimbangi pemeran spiderman ini. Perlu di ingat, kata - kata di atas bacanya itu KE-KUAT-AN,bukan KE-KUTANG-AN. Karena kutang  adalah yang dipake oleh cewek.

Kembali ke persoalan. Untungnya gue cepet - cepet sadar dan hari ini setelah melakukan olahraga pagi, gue langsung buka laptop dan mencatatnya disini. Biar gak lupa kalo gue pernah sadar, biar bisa gue baca lagi.

Sebenarnya jadwal gue gak terlalu ribet loh, tapi diri gue aja yang buat ribet. Dari lis gue, cuma belajar web dasar, terus nulis di blog(yang ini mungkin gak tiap hari) meskipun kata - katanya gak karuan dan tulisannya kaya orang idiot, cek email, baca beberapa artikel motivasi,latihan Push Up, sholat tepat waktu dan baca buku 25 lembar sehari. Tapi selalu dan selalu semua gak bisa dilakuin dalam sehari, selalu saja ada yang miss dan lupa untuk dikerjain. Bukan hanya satu, bahkan 3 sampai 4 daftar.

Selain sholat, sebenarnya gue punya estimasi waktu sekitar 5 jam 30 menit sampai jam 12 malam dan tidur untuk kerja lagi esok harinya. Kalau dibilang, "emang Lu bisa sukses dengan itu semua?",  Jelas gue bakalan bilang, gue gak tau. Tapi yang jelas ini semua lebih baik dari pada gue liat TV tiap hari yang acaranya sudah bisa gue tebak. Sinetron, berita politik, dan film - film hollywood yang di ulang - ulang tiap bulannya. Dan sekarang, lagi booming simetron dari India. Gue bersyukur gue gak suka ceritanya dan gak tahu jadwal mainnya, klo enggak, bisa brabe nanti (-_-).


HIDUP GUE SAAT INI DAN MIMPI GUE

Gue akui, gue gak punya kehidupan sosial yang baik. Entah kenapa selalu saja terngiang - ngiang tentang masa lalu gue yang gak serius saat sekolah dan gagal ikut lomba matematika, yang akhirnya sekarang harus gue tebus. Gue harus bisa ngelakuin sesuatu yang bener dan terorganisir. gue harus bisa punya suatu keahlian yang bisa gue tunjukin ke alam bawah sadar gue bahwa gue ini bukan pengecut yang gak bisa apa - apa.

Hal - hal biasa ini kelihatannya sudah jadi patokan hidup gue. Dan kelihatannya masalah tunda - menunda yang jadi kompleks jadi musuh gue paling utama. Apalagi ada tantangan baru tentang menulis artikel sepanjang 3000 kata yang sepertinya impossible. I already try it, dan akhirnya pikiran gue kehabisan ide dan selalu kehabisan ide di kata ke 800 sampai 900.Mengambil sebuah tema dan menjelaskannya secara detail tanpa harus mengutip atau menggali ide dari dasar dan mengembangkannya menjadi sebuat tulisan yang apik itu sangat sangat sulit (<-- 2x Kata Sangat). Jadi mungkin gue akan coba untuk mengutip dan mengaitkan apa yang gue tulis dengan hal - hal lain yang mungkin bisa jadi bahan referensi gue dan pengembangan ide untuk tulisan gue saat ini.

Dari apa yang gue gali setelah lebih dari 30 artikel yang gue publish, ternyata cara gue mengolah kata jadi lebih baik. Meskipun gak karuan. Gue coba minta feedback ke beberapa orang, mereka biasanya komplain tentang gaya bahasa gue yang gak karuan dan berubah - ubah. pertama kali gue dibilangin seperti itu, gue jadi minder. Dan dulu juga pernah seperti itu. Gua pernah punya blog dengan puluhan artikel seperti ini yang akhirnya gue hapus, bukan hanya artikelnya, tapi juga nama domain blognya gara - gara gak percaya diri(-_-). Bodohnya Gue.

Tapi, dengan semua kejadian itu gue jadi sadar, hal - hal baik gak bisa dengan instan di dapat. Gue harus berusaha dari nol. Melihat kejelekan - kejelekan yang ada. Dan bahkan menikmatinya. Jika ada seseorang yang mungkin mempermasalahkan gue dan gaya tulisan yang gue bikin karena mereka merasa bahwa gue gak punya style nulis sendiri, gue akan bilang pada mereka, ini style gue, dan gue gak mau terdampar dimana gue harus ngebatesin apa yang bisa gue tulis. Karena gue ingin kreatif dan berkembang dan satu - satunya cara untuk mendapatkan itu semua adalah dengan mencoba semua cara yang gue pikirin.


HIDUP DENGAN GAYA SALESMAN

Gue harus terima bahwa hidup ini gue yang jalanin. Bukan orang lain. Gue yang mutusin, bukan orang lain. Gue yang punya otak untuk mikir dan jadi kreatif, bukan orang lain. Dan kalian semua yang membaca tulisan ini juga wajib untuk tahu bahwa gak ada orang yang bener - bener memperhatikan kalian. Meskipun kalian di lihat di saat melintas di hadapan mereka, beberapa hari lagi mereka pasti sudah lupa dengan kejadian itu. lagian itu bukan event  penting di hidup mereka.

Gue sedikit banyak tahu tentang motivasi dan kehidupan sales dari baca buku. Faktanya mereka yang jadi sales akan selalu menerima banyak penolakan. Mungkin malah akan ditolak mentah - mentah. Tapi mereka terus saja menawarkan barang ke orang lain lagi. Gue cuma mikir, "apa mereka gak malu?", tapi gue sadar, meskipun gue pernah juga di datengin sales dan memori itu membekas dalam hidup gue. Gue gak mungkin ngomongin mereka tiap hari, gue punya hidup gue sendiri. Dan momen itu bakal dilupakan. Jadi gak ada yang harus ditakutkan dari penolakan dan kritikan. Faktanya, banyak dari mereka yang bekerja jadi sales punya pendapatan lebih tinggi dari mereka yang tidak ingin berada di momen di mana opini mereka mengatakan bahwa jadi sales itu susah dan malu - maluin karena penghasilannya tidak pasti dan tergantung banyaknya barang yang dijual olehnya.

Jadi, dari sini gue belajar bahwa gak perlu malu terhadap orang lain jika kita tidak berbuat salah dan curang. Gue merasa sikap anti sosial dan tidak bisa bergaul dengan orang banyak dulu yang sekarang mungkin masih tersisa ternyata memiliki sisi positif dimana gue selalu fokusin diri gue dan gak peduli dengan omongan orang.

Jika kalian bertanya tentang sebuah motto hidup, sebenarnya gue punya banyak moto yang saling berkaitan dan membentuk pribadi gue. Tapi untuk kali ini gue bakalan bagi satu moto hidup gue biar kalian yang takut untuk berbuat, jadi mikirin lagi berkali - kali kenapa kalian harus takut berbuat.


Hidup akan terus berlanjut, saat kalian berani ataupun saat kalian takut, saat kalian sibuk berbuat untuk jadi lebih baik maupun saat kalian sibuk mikirin kata - kata orang lain. jadi buat apa ngabisin waktu buat mikirin kata - kata orang lain kalau kalian bisa ngabisin waktu untuk jadi lebih baik.


Gak perlu kita mikirin kata orang lain. Gue tau gue mengulang kata yang sama di paragraf ini, tapi gue cuma mau menekankan dengan jelas bahwa hal itu gak akan merubah kalian jadi lebih baik. Kecuali mereka memang benar - benar ingin membantu dan memberi masukan, bukannya mencela. Tapi kalian yang harus memilah dengan baik mana yang merupakan masukan dan mana yang merupakan ejekan.



MENYESAL ITU ADALAH AKHIR DARI HIDUPMU


Satu hal yang gue sesalin dari diri gue, kenapa gue tahu semua hal tentang inipada tahun - tahun ini, saat - saat ini. Tepat dimana gue sudah tidak sekolah di bangku SMK lagi, dimana gue bisa jadi nomor satu jika gue mau. Gue punya karakternya sekarang, semangat pantang mundur, gak takut berbuat salah dan berani mencoba - coba dan yang terakhir adalah berani bicara di depan umum meskipun masih punya demam panggung dengan kekuatan nekad.

Banyak hal yang gue sesalin di hidup gue. Gue baru sadar bahwa gue tidak pernah menyelesaikan proyek - proyek besar yang gue impikan. Semua hanya jadi primadona di tempat tidur dan lamunan siang bolong. Gue bisa belajar menggambar, gue bisa nulis, gue pernah nulis pusi waktu SMP sampai setengah buku tulis tebalnya dan gue suka matematika. Itu semua adalah hal yang gue punya dan gue sia - siain.

Namun sekarang banyak hal yang terjadi. Di bulan ini gue masih di jalur gue meskipun masih ada bolong - bolong dalam pelaksanaannya. Gue masih mampu nulis meskipun kurang banyak. Gue mulai belajar meskipun masih bingung harus ngapain. Gue sadar bahwa meskipun gue menyesal, gue masih punya kesempatan selama gue masih hidup. Gue masih bisa berusaha dan memperbaiki hidup gue sebab gue masih hidup. Gak penting mikirin umur atau urusan kere tidaknya nanti. Selama mimpi masih ada, selama itu gue berusaha.

Bayangkan jika kita hidup dalam keadaan menyesal dan menganggap bahwa kita tidak punya kesempatan kedua, kita tidak punya kesempatan untuk berbuat dan merubah keadaan. Kita masih bisa merubahnya, selama itu tidak menyangkut tentang kematian. Karena setelah mati, sudah tidak ada lagi kesempatan bagi kita semua.

Bayangkan orang yang kaya, mereka bisa saja miskin sewaktu - waktu karena tanah miliknya disengketakan, atau orang - orang yang dipercayainya kabur membawa semua uangnya. Bisa juga miskin karena dia tertangkap KPK dan dimiskinkan, dihambur - hamburkan anak dan istrinya, dibuat main judi dan narkoba, dipecat dan terlilit banyak hutang, atau bahkan di rampok malam ini juga.

Terlalu banyak kemungkinan dan yang lebih penting adalah roda akan terus berputar. Yang di atas akan mencicipi kerasnya kehidupan di bawah dan yang di bawah akan menikmati segarnya udara AC dan nikmatnya tempat tidur dengan harga jutaan.

jadi kenapa harus pusing dengan kehidupan. Memang uang itu perlu, tapi tanpa karakter yang kuat, pegangan hidup yang kokoh dan motivasi yang kekeh, mau di bawa kemana keluarga kita kelak?



BICARA SOAL MASA DEPAN

Jika kita berbicara soal masa depan, lebih baik kita sudah siap siaga karena tidak mungkin semua hal yang ada baik nanti, satu jam lagi, besok maupun 10 tahun kemudian. Kebanyakan dari kita yang belum menikah mungkin berbicara mengenai besok, bulan depan dan setahun mendatang. Memutar uang untuk kebutuhan yang sudah pasti dan sedikit banyak pasti nanti akan ada yang ditumpahkan ke ajang foya - foya yang kelihatannya bukan foya - foya.

Loh kok ambigu gitu kata - katanya?

Coba bayangkan ini, foya - foya tapi gak foya - foya. Kalian gak ngabisin duit untuk barang - barang mahal, tapi kalian ngabisin waktu. Terlalu banyak eksempatan yang mungkin kita lewati dan menyesal. Anehnya setelah nyesel pun, tetep aja hampir semuanya ngelakuin hal yang sama. Entah itu karena memang disengaja atau karena lupa dan kehilangan arah. Coba kalian pikirkan, untuk apakah waktu yang selama ini kalian  lakukan. Gue gak mau bicara masalah ini lebih jauh sekarang, karena belum saatnya. gue sendiri masih melakukan hal - hal bodoh, dan belum bisa mengatur waktu dengan baik. Tapi nanti kalau gue sudah bisa mengatur semua jadwal yang ada di depan mata, gue bakal nulis artikel tentan itu.

Bicara soal masa depan, pernah gak kalian berpikir soal menikah?

Hal itu bisa jadi patokan jika kalian benar - benar ingin berubah dan melepas masa lajang. Cinta itu bisa ngebuat orang berubah dan nekad. Kadang malah gak realistis. Minta ini itu, ada juga yang rela telanjang dan ngorbanin keperawanannya. Tapi gak semuanya negatif. Bayangin kalo saat kalian jatuh cinta kepada seorang cewek dan sudah pacaran, terus si calon mertua minta kepada kalian untuk bisa jadi pengusaha yang penghasilannya minimal di atas 5 juta untuk melamar pacar kalian. Apa yang bakal kalian lakukan?

Sebagian besar yang bernyali ciut dan rasa cinta tidak terlalu besar pasti akan mundur dan cari orang lain yang mau dengan keadaan yang ada apa adanya. Namun, sebagian lagi, karena cinta matinya jadi nekad, buka warung, jadi sales, bikin usaha dan gagal, belajar ini itu, demi mengejar setoran agar nanti si mertua bisa bilang satu kata pengubah status anda dari ditolak menjadi diterima, yaitu kata "Iya".

Bayangkan apa yang bisa terjadi, semua rasa malas pun bisa hilang seketika. Yang tadinya adalah seorang mahasiswa yang ogah - ogahan buka buku, bisa jadi kutu buku. Yang tadinya kerjanya selalu malas dan takut dengan masa depan dan bingung mau diapain lagi kehidupannya, bisa jadi seseorang yang penuh syukur dengan kerjaannya dan mulai berusaha mencari jalan keluar dari permasalahan finansialnya.

Disitulah kekuatan cinta yang besar, yang jadi salah satu pengganti semangat hidup, karena kita termotivasi oleh orang lain, dan tidak mungkin kita berkata tidak pada mereka karena tidak ada kompromi tentang hal itu. Kita bicara tentang orang lain dan bukan diri sendiri.

Kalian mungkin bisa berkata tidak dan bermalas - malasan serta selalu menunda - nunda pekerjaan saat dulu belum melakukan semuanya "demi orang lain". Di saat itu, kalian bermimpi, tapi kalian selalu bisa menunda dan menunda untuk melakukannya karena kalian tidak punya batas waktu. Sedangkan, jika kalian berusaha demi mendapatkan kata "iya" dari si calin mertua, kalian gak mungkin berkata seperti itu. Yang ada adalah jika kata tersebut terucap, gue berani jamin kalian gak bakal bisa melamar cewek kalian.



MALAS BUKAN PENYAKIT TURUNAN TAPI GAMPANG MENULAR



Gue baru sadar, bahwa malas itu menular. Dari gue ke adik gue. Dari temen - temn gue ke gue, terutama sama orang - orang sepergaulan. Penyebarannya kayak HIV, karena bisa menular ke semua orang, meskipun kalian adalah anak baik - baik dan anak rumahan.

Sebelum gue suka baca buku, sebelum gue tahu tentang kerasnya kehidupan dan masih menganggap bahwa takdir adalah takdir, pemalas tetap pemalas dan gak bisa dirubah, orang bodoh gak akan bisa jadi pinter, dan pemalu gak akan bisa berani membuka percakapan dengan orang asing dan tetep seperti itu.

Tapi setelah membaca beberapa buku motivasi, kelihatannya pandangan hidup gue jadi berubah. Hal ini gak berlangsung secara instan. Perubahan itu tidak bisa seperti itu. Baik perubahan ke arah lebih baik maupun perubahan ke arah yang lebih buruk.

Gue kasih sebuah contoh, apa kalian bisa makan 100 piring porsi lengkap masakan padang sekarang?

Yang pasti kalian akan berkata bahwa hal itu gak mungkin, Impossible, ngarang, omong kosong dan lain - lain. Tapi bagaimana jika saya jawab tantangan itu dengan kata "Gue sanggup, tapi gue yang nentuin kapan piring itu harus di sediakan, tanpa batas waktu".

Anggap saja sehari gue bisa makan 4 piring nasi padang, maka dalam waktu kurang dari sebulan gue sudah bisa ngabisin 100 piring porsi lengkap masakan padang dan bisa lebih sampai 20 porsi lagi.


Itu hanya sebuah contoh yang nyata dan memang bisa di aplikasikan. Kebanyakan dari kita tidak mungkin bisa melakukan perbuahan seperti membalikkan tangan, tapi ada juga yang sanggup  meskipun  hanya beberapa orang. Anggap saja mereka adalah orang - orang gendut yang bisa makan 6 porsi dalam sehari. Bisa saja perubahan itu didasari oleh keinginan yang kuat seperti bagaimana jika seorang pecandu narkoba melihat orang yang dicintainya mati karena narkoba? Maka pandangan hidupnya mungkin akan berubah seketika. Dia akan menjadi garda terdepan melawan narkoba, mengikuti kegiatan sosial, membuat blog, menulis dan membagi ceritanya pada dunia.

Sekali lagi, itu hanya contoh. Tapi sebenarnya hal se-ekstrim itu tidak akan kita jumpai di kehidupan nyata sesering yang kita bayangkan dan mungkin kalian tidak mungkin pernah melihatnya kecuali melalui sebuah film yang telah didramatisasi.

Perubahan itu harus dimulai, dan berlangsung secara berkala. Gue adalah sebuah bukti bahwa perubahan itu harus seperti itu. Kalian bisa bica tulisan - tulisan gue yang lain tentang perubahan gue dari orang yang bahkan tidak berani di depan kelas dan gagap menjadi gue yang seperti sekarang. Itu bukan hal yang mudah, dan mungkin sebagian orang bahkan butuh waktu puluhan tahun untuk bisa berubah menjadi orang - orang yng berbeda dari sebelumnya.

 Kalian pernah gak sih terpikir bahwa lingkungan kalian adalah biang keladi kegagalan kalian. COba gue hitung satu - satu, teman yang ngajak maen game online, temen yang ngajak nonton bokep bareng, temen yang ngajak hangout, temen yang nularin kebiasaan gak ngerjain PR dan ngerjainnya waktu sekolah di pagi hari dan dengan nyontek lagi. Ada lagi temen yang ngajarin ngomong kasar, temen yang ngajarin nonton hentai, temen yang ngajarin berkelahi, temen yang ngajarin "nyolong" alias nyuri buah di rumah orang, temen yang ngajarin main remi, temen yang ngajari maen game online sampe gak pulang - pulang. Tuh kan banyak. Itu cuma sebagian aja. Kalo kita membuat daftar khusus, bisa - bisa satu folio penuh kalo dirinci setiap kegiatan buruk yang berbeda - beda itu kan?

kepolosan masa - masa SMP direnggut dengan begitu mudahnya. Bukan hanya SMP sih, dari SD(madrasah) sama SMK juga gitu. Terlalu mudah kita terpengaruh oleh orang lain dan tidak tahu mana yang benar dan yang salah. Astaga!!! Kayaknya kehidupanku penuh dengan masa - masa kelam.(-_-) ah sudahlah.

Jadi intinya, hati - hati karena malas itu menular. Dari ngerjain PR di kelas bahkan sampai bolos sekolah alias malas pergi ke sekolah. Jangan biarkan diri kalian hanyut dengan Pertemanan dan melupakan hal ini. Karena sekali kalian terjebak oleh rasa malas, maka semua hal tidak akan bisa dirubah dan dibalikkan dengan seketika.



TRIK MENGAKALI RASA MALAS

Ada hal penting yang pengen gue share di akhir artikel super panjang gue ini. Sebenarnya semalas apapun dan sekronis apapun masalah kemalasan kalian, hal itu bisa di atasi dengan dengan mudah. Ini merupakan solusi praktis tepat guna untuk sementara waktu sih. Namun jika kalian memang pengen kemalasan itu hilang saat ini juga, maka segera lakukan sebuah langkah pertama.

Langkah pertama itu adalah segera lakukan sekarang dan saat ini juga, jangan tunda besok, Just Do it Now. Tidak peduli semalas apapun kalian, hal ini pasti bisa dipupus degan hal ini, karena hal terberat dari kemalasan itu menumpuk di saat - saat awal sebelum pekerjaan dilakukan.

Pada saat ini kalian akan terus dalam pilihan antara memilih untuk melakukannya sekarang atau menundanya lagi nanti, semenit lagi, atau sejam lagi. Disaat anda memilih untuk menunda, maka hal tersebut otomatis akan tertunda lagi. Anehnya hal ini akan terus berlanjut dan membuat anda ketagihan. Bayangkan perasaan kalian saat ada pekerjaan yang harus diselesaikan dan kalian memutuskan untuk menundanya, yang pasti dari perasaan deg -degan dan dada sesak bisa jadi lega seketika. Berbeda jika kalian melakukan hal pertama, yaitu segera lakukan. Di saat hal itu dilakukan, maka otomatis anda akan bekerja dan memerangi rasa malas itu, dan perasaan aneh yang menumpuk itu kadang hilang seketika saat kita mulai mengerjakan hal tersebut.

Jika kalian ingin sebuah bukti mengenai hal yang gue jelasin diatas, maka kalian sudah melihatnya. Gue baru saja menyelesaikan Artikel sepanjang lebh dari 3000 kata untuk kedua kalinya, hari ini. Hal yang gue tunda dari bulan kemaren karena gue merasa takut kehabisan ide di tengah jalan. Tapi hari ini gue bisa melaksanakannya degan baik, meskipun  tanpa tata bahasa yang baku yang mungkin tidak akan pernah bisa dimuat di surat kabar. Terima kasih untuk kalian para pembaca . :D

Tuesday, November 29, 2016

Orang Malas Dinetralkan Oleh Alam

Saat seseorang bertanya padamu soal bagaimana kamu bisa melakukan sesuatu yang menurut mereka mustahil, sebenarnya mereka sudah tahu apa yang harus mereka lakukan. Itu semua hanyalah masalah dari dalam diri kita masing - masing soal apakah kita berani untuk berkata "Ya" dan mencoba, atau berkata "Tidak" dan mundur. Jawaban yang pasti hanya dua hal tersebut.

Namun seringkali masalah muncul saat kita tidak mau untuk memilih dua jalan yang ada dan memilih untuk mengambil keputusan yang lain, bukan "ya" atau "tidak". Saat kita ingin berkata "Tidak", maka yang ada adalah kita tidak mau melepaskannya. Sedangkan saat kita mengatakan "Ya", sebenarnya kita merasa tidak mampu untuk melakukannya. Disinilah kebimbangan atau dalam bahasa anak zaman sekarang lebih di kenal dengan sebutan "galau".

Tidak banyak orang yang mau untuk mengatakan bahwa dirinya sebenarnya "takut melangkah" dan "tidak ingin berkorban". Sebenarnya hanya dua hal tersebut yang membuat kita jauh dari segala bentuk kesempatan emas yang telah kita lewati dan kita sia - siakan. Takut karena "mungkin" jalan yang kita tempuh lebih buruk dan lebih berat dari pemahaman kita sendiri. Takut karena banyaknya saingan dan takut karena merasa diri tidak mampu dalam melakukan semua pekerjaan sesuai target, baik itu karena alasan kesehatan, ekonomi, dan fasilitas yang terbatas.

Tidak banyak juga orang yang tahu tentang pengorbanan dan arti di baliknya. Jika kita melihat hidup ini adalah jalinan yang seimbang antara positif dan negatif, maka kita berada pada angka Nol yang bersifat netral. Seimbang karena saat kita berusaha hidup dalam posisi "ingin enaknya saja" dan "tidak mau bekerja keras" yang mana bersifat negatif, maka alam dan dan seisinya akan menetralkan hal tersebut secara paksa.

Terus, bagaimana alam ini melakukannya?

Kita berbuat buruk, bermalas - malasan dan melakukan hal negatif lainnya, maka orang - orang di sekitar kita juga akan bersifat negatif pada diri kita. Kalian bisa berpendapat bahwa reputasi kalian di masyarakat akan hancur dari perbuatan buruk itu sendiri dan orang - orang yang terkena pengaruh secara langsung dari balik perilaku kalian.

Ini adalah hal yang sangat mudah untuk dimengerti dan dipahami. saking mudahnya untuk dipahami, sampai - sampai kita bisa lupa dan menganggap hal itu hanya bualan belaka. Hingga ada ungkapan yang menyatakan "Muda foya - foya, tua kaya raya, mati masuk surga".

Hidup itu sulit, bukan karena hidupnya yang sulit, tapi pola pikir kita yang membuatnya sulit. Disini saya bukan mau membual, tapi ini adalah kenyataan yang terjadi pada diri saya sendiri. Saya pemalas dan tidak suka belajar dan pada saat saya ingin mengobah pola pikir saya menjadi 180 derajat kearah sebaliknya, yang ada adalah saya malah melantur ke kanan dan ke kiri, mengerjakan "hal lain" selain apa yang seharusnya saya lakukan. Butuh beberapa bulan untuk lepas dari hal ini dan bukan berarti saat kita lepas, maka hidup kita akan mudah. Pola pikir yang lama bisa saja kembali seketika jika tidak waspada. Dan akan sulit untuk di hilangkan jika kembali tanpa kita sadari.

 Saat kita melakukan hal negatif, yang berarti ingin bersenang - senang tanpa bekerja dengan serius dan keras, maka  alam dan seisinya akan mencoba untuk menetralkannya. Jika kalian tidak setuju dengan sedikit uraian di atas tentang cara pandang orang lain, saya punya satu hal lagi yang tidak akan bisa kalian tampik lagi.

Apakah itu?

Jawabannya adalah Skill.

Tidak perlu susah - susah untuk membedakan pemuda yang masih SMA yang serius dengan yang tidak, lihat saja rapornya. Tidak perlu susah - susah  membedakan antara orang yang terampil dan yang tidak, cukup lihat saja hasil kerjanya. Ketika kita tidak benar - benar belajar di masa lalu, maka hari ini kita akan terkena imbasnya. Alam berusaha menetralkan kita. Kita tidak mungkin bisa bekerja jadi seorang sopir jika kita tidak pernah belajar untuk menyetir mobil. Kita tidak akan bisa menjadi seorang pemahat batu dan menggambar ulang bentuk tubuh manusia di atasnya tanpa sekalipun berkontribusi dengan latihan setiap harinya dan bermalas - malasan. Seperti itulah dunia kita.

Jangan pernah berharap menjadi manager di perusahaan jika kuliah dengan serius dan menargetkan untuk mendapatkan beasiswa saja tidak mau dan tidak ingin belajar berbisnis. Jangan harap tulisan kalian akan seindah dan sebagus novelis di dunia jika kalian tidak pernah berlatih menulis dan memperbanyak buku bacaan dan tata bahasa kalian dari dulu. Itu semua tidak bisa dibangun dalam semalam. Mau tidak mau, kita harus kerja, yang berarti berusaha dan terus mencoba.

Jika kalian merasa pernah menemukan orang yang telah berusaha dan hidupnya hancur, coba tanyakan pada mereka, kenapa mereka berhenti berusaha?

Tidak boleh ada kata gagal, karena kita masih bernafas dan hidup. Orang lain boleh saja mencaci kita karena kegagalan - kegagalan kita. Tapi mereka bukan peramal, mereka tidak tahu tentang masa depan. Ini adalah hal paling berharga yang pernah terpikirkan oleh saya. Bahwa hidup itu seimbang. Coba pikirkan ini dalam - dalam. Jika sewaktu kita muda kita tidak pernah bekerja keras (tidak perrnah melakukan hal positif), maka hidup kita selanjutnya di tahun - tahun berikutnya yang akan membuat kita bekerja keras secara paksa. Mencari kerja jadi susah, kerjanya susah, pendapatan kecil. Siapa yang akan anda salahkan? Salahkan diri anda sendiri.!!!!


Tapi ada hal baik disini, jika  kalian sudah ada di taraf "susah" maka hal yang harus anda lakukan adalah menimba hal - hal positif yang dulu kalian sepelekan. Belajar dan mencoba untuk bekerja keras. Dengan begitu, maka alam akan mencoba menetralkan kita dan menempatkan kita di posisi seharusnya suatu hari nanti untuk menjadi lebih tinggi beberapa derajat ekonominya dan punya pola pikir pekerja keras.

Saya kira hanya ini yang dapat saya sampaikan. Tapi nampaknya ada banyak hal yang ingin saya gali dari tulisan ini di tulisan - tulisan sya berikutnya. Jangan lupa kunjungi lagi blog ini ya...

Saturday, November 26, 2016

Pentingnya mencatat pada saat belajar

Ada satu hal yang mungkin sebagian besar dari kita yang pernah bersekolah atau sekarang sedang mengenyam pendidikan. Seperti judul yang sudah terpampang di atas, masalah mencatat. Sebagian besar dari kita mungkin belajar dengan cara konvensional. Kita sebut saja "Mediocre" atau kita sebut sebagai manusia "sedang - sedang saja".

Mediocre itu bukan orang malas, mereka membaca pelajaran yang telah mereka pelajari di sekolah. Rentangnya juga cukup lebar dari yang sangat pintar atau bisa dikatakan jenius ataupun yang pemalas yang sebenarnya "gak malas - malas amat" karena biasanya mereka membaca buku di malam hari sebelum ulangan dimulai dan mungkin membacanya lagi sesaat sebelum ulangan dimulai. Setidaknya mereka (termasuk saya) punya sedikit "tanggung jawab" bahwa belajar memang perlu. Masalahnya adalah orang seperti kita cenderung menjadi pemalas.

Mereka pintar, mereka tahu dan punya "tanggung jawab" dengan apa yang dikerjakannya. Satu - satunya masalah yang mungkin belum mereka sadari adalah mereka terlalu banyak membuang waktu untuk membaca buku mereka.

Saya sendiri pernah merasakan harus membaca seluruh bab di malam hari  yang materinya akan dipakai ulangan besok harinya, sedangkan saya sendiri belum pernah mencatat materi tersebut dan hanya membacanya jika ingin saja (yang mana mungkin hanya sebulan sekali seingat saya sendiri). Dan pada saat membaca sesaat sebelum ulangan dimulai, rasanya kepala sudah tidak mampu menampung semua informasi yang ada. Kata - kata penting, istilah, dan nama - nama yang sangat aneh yang saya coba baca berkali - kali tersebut tidak membekas sedikitpun di ingatan. Namun pada akhirnya saya mendapat nilai yang cukup bagus, 70 poin.

Hari ini saya melakukannya lagi, di saat saya belajar bahasa pemrograman, saya merasa terlalu banyak kosakata yang digunakan dan penggunaan yang terlampau kompleks untuk kepala saya. Padahal saya hanya baru belajar dasar dari pemrograman web, yaitu HTML dan CSS.

Saya baca materi berulang - ulang, saya lihat cara menggunakannya di dalam tutorial yang saya cari di web. Dan coba tebak apa yang saya temukan, "Semua materi  tidak pernah nyambung". Dan meskipun saya sedikit tahu tentang beberapa skrip yang saya gunakan, saya tidak pernah tahu bagaimana harus menggunakan dan mengimplementasikannya di proyek kecil saya.

jadi selama berminggu - minggu saya terjebak di tempat yang sama, mengulang dan membaca lagi semua pelajaran yang ada, menonton video yang sama dan pada akhirnya, semua informasi itu terlupakan karena banyaknya hal yang harus dipelajari.

Pada akhirnya saya menyadarai bahwa kami "Mediocre" kurang satu hal penting yang membuat kami gagal untuk move on dari materi yang pernah kami pelajari dan mungkin lupa dan merasa terlalu banyak yang harus dipelajari karena harus mengulang untuk membaca semuanya dari awal. Kalian tahu apa itu dengan pasti, yaitu mencatat dan merangkum.

Kita coba lihat beberapa keuntungan yang bisa kita peroleh dengan mencatat:

Pertama, kita jadi tidak perlu susah - susah membuka buku yang sama dan tetap mendapat inti dan hal penting yang kita pelajari tanpa terlalu banyak basa - basi seperti buku awal yang kita baca. Sebelum kamu mencatat, kita harus membaca setidaknya 20 sampa 40 halaman dalam satu bab. Setelah mencatat dan mengerti poin - poinnya, kita hanya perlu melihat hal - hal penting dan poin - poin yang menurut kita penting saja. mungkin sebuah kalimat, selembar atau dua lembar catatan saja.

Kedua, kita tidak akan pusing jika harus dan ingin mencari informasi yang sudah kita lupakan. Kita hanya perlu melihat catatan kita masing - masing. Hal - hal yang mungkin tidak diketahui oleh kebanyakan orang adalah bahwa catatan singkat tersebut bisa menjadi pemicu bagi kita untuk mengingat hal - hal lain yang pernah kita baca. bersifat sebagai kata kunci yang akan mengakses semua informasi yan berkaitan dengan hal tersebut.

Sebuah contoh mungkin lebih bisa membantu. Bayangkan kata - kata "Super Hero Marvel", maka dari kata kunci tersebut, dalam beberapa saat kita akan memicu ingatan kita yang lain yang berhubungan dengan kata - kata tersebut. Dari ingatan tentang film Avenger, Captain America, Hulk, Ant Man, Thor. Bukan hanya itu, bagi mereka yang telah melihat film Box Officenya, pasti kalian akan mengingat setiap adegan penting dan alur cerita masing - masing karakter seketika itu juga.

Dua hal di atas sangat berpengaruh secara langsung bagi pembelajaran kita. Saya sendiri masih memperoleh keuntungan dengan tidak perlu membuka materi lagi karena lupa fungsi dari beberapa kata/skrip yang saya pelajari. Coba tengok gambar di bawah ini.



contoh cara mengaplikasikan catatan versi penulis

Tanda di antara "/*" dan "*/" adalah catatan yang saya buat. Dari pengingat seperti /*utek - utek lagi*/ dan penjelasan singkat. Mungkin ini terlihat tidak profesional dan keren, tapi siapa butuh itu semua.

Inti dari mencatat adalah untuk memudahkan tugas kita masing - masing. Jika saya masih punya kesempatan untuk bersekolah lagi, hal itulah yang akan saya lakukan. Tapi meskipun dengan hobi saya yang sederhana sekarang ini seperti bermain html dan css ini, saya masih bisa mengaplikasikannya dengan cara saya.

catatan versi penulis

catatan penulis dengan aplikasi Google Keep

Kita bisa membuat catatan versi kita sendiri. Tidak perlu harus rapi dan terstruktur dengan baik (meskipun itu adalah cara yang sebenarnya bagus). Pakailah cara kalian masing - masing.  Bahkan sebenarnya menulis seperti yang saya lakukan kali ini juga termasuk dalam kategori "mencatat".  Atau bahkan menggunakan aplikasi "Google Keep" yang saya gunakan di di sini

Mencatat informasi membantu kita mengkristalisasi ilmu yang kita dapatkan agar dapat dipanggil sewaktu - waktu saat hal tersebut dibutuhkan, khususnya pada saat ulangan.

Jadi, kenapa harus pusing mencari tahu caranya mencatat informasi pernting. yang harus kalian lakukan adalah mencoba, karena masalah kesempurnaan dan "mencari cara yang benar" bisa kita dapatkan nanti, ketika kita membuat kesalahan dan memperbaikinya menjadi lebih baik.


Monday, November 21, 2016

Sebarapa Jauh Kita Harus Melangkah Menjemput Kesuksesan

Mereka selalu bicara tentang mimpi. DImana ada di saat orang sukses akan menasehati orang yang belum sukses untuk bekerja keras. Tapi Seberapa keraskah kita harus berusaha?

Setidaknya saya baru tahu arti dari "seberapa jauh" yang harus saya tempuh untuk mencapainya. Sya belum sukses dan saya masih seorang buruh serabutan yang mungkin tidak tahu tentang harus bagaimanakah dan cara apakah yang harus dilakukan untuk sukses.

Pikiran saya selalu saja mempertanyakan tentang hal ini. Dan akhirnya Tertangkaplah sebuah ide tentang cara dan bagaimanakah saya harus berusaha. Saya harus mulai dengan yang saya tahu dan bekerja keras dengan hal tersebut. Orang lain mungkin akan memperolok dan membodoh - bodohkan perbuatan saya, tapi hal inilah yang dapat saya lakukan sekarang.

Kesuksesan tidak akan memandang umur, tapi dia memandang seberapa jauh kita bisa bekerja dengan keras. Mereka merupakan semua hukum alam yang seimbang, seperti siang dengan malam, laki - laki dengan perempuan, baik dan jahat. jadi setelah itu, saya memutuskan saya hanya akan mencoba untuk bekerja keras dan memanfaatkan waktu yang saya punya untuk melakukan hal yang perlu saya lakukan dan hal - hal yang tidak perlu saya lakukan.

Saya merasakannya, setelah 2 bulan ini. Sebulan lebih waktu untuk menyesuaikan diri dan 2 minggu ini saya mulai merasakan sakitnya sebuah perjuangan. Terlalu banyak yang harus dipelajari, terlalu kantuk untuk memulai belajar lebih, dan juga terlalu lelah untuk merasakan sakit. Sakit di bagian perut, mata dan perasaan ingin muntah setiap saat karena tubuh yang menginginkan istirahat yang cukup. Pernah di suatu hari, entah itu kemarin atau minggu kemarin, godaan untuk berhenti tidak bisa ditunda. Dan saya hanya bisa memandang dengan tatapan bersalah, tidak melakukan apa - apa. Menatap Televisi dan menunda untuk melakukan semua pekerjaan yang telah menunggu. Tapi saya akhirnya tahu bahwa meskipun saya berhenti, tetap saja saya harus maju dan merasakan sakitnya perjuangan. Meskipun sakitnya akan berhenti di  hari ini di saat rasa malas muncul, saya tahu perasaan ini akan muncul setiap saat saya mencoba berusaha. Tidak akan ada perbedaan kecuali bahwa saya akan lupa dengan apa yang saya pelajari kemarin dan mengulang esok hari. Jadi meskipun semua hal buruk terjadi, saya harus tetap melakukannya, sakit maupun sehat, mau ataupun benci di setiap kerja keras yang saya lakukan.

Tapi apakah semua itu sepadan?

Ini adalah dunia yang kita tinggali, mau bagaimana lagi kita harus melakukannya, karena memang itulah hukum alam yang sedang berlaku di antara kita. Kita harus berkerja sangat keras, berani mengatasi rasa takut dan pantang menyerah.

Ketika anda menaiki sepeda motor untuk mendatangi suatu tempat, tidak mungkin anda berjalan mundur. Anda akan terus maju, meskipun dengan kecepatan 20 km/jam atau dengan kecepatan 100 km/jam. Mungkin mesin yang kita punya terlalu kecil untuk menyelesaikan dengan waktu yang sama dengan mesin yang lebih kuat dari pada kita. Tapi bila kita mau untuk tidak tidur dan tidak istirahat demi mengejar mereka, maka hal yang tidak mungkin itu bisa menjadi mungkin. Karena kita bekerja lebih dari seharusnya.

Mungkin mereka yang memiliki mesin lebih dari kita tidak terlalu memperhatikan kita dan bekerja hanya dengan jadwal biasa. Disitulah tempat kita, di antara kesempatan diantara orang - orang yang lengah akan apa yang bisa dilakukannya. Kita mungkin lemah, tapi kita tahu hal - hal apa sajakah yang harus kita lakukan demi mencapai tempat tersebut.

Kita hidup dengan keseimbangan. Saat kita memiliki kelemahan di satu sisi, maka kita akan memiliki kelebihan di sisi lainnya. Percayalah akan hal itu meskipun anda tidak pernah mengetahuinya. Lakukan yang anda tahu. Seperti yang saya lakukan sekarang. Saya menulis di blog ini, saya belajar tentang pemrograman, membaca artikel tentang motivasi. Sebutkan satu hal saja yang anda tahu dan lakukan sesuatu dengan hal tersebut.

Dan katakan pada diri kalian bahwa kita semua sama. Kita memiliki kesempatan yang sama. Kita memiliki otak yang sama. Batasan kita secara fisik adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa. Sebagian dari kita bisa menggerakkannya dengan sempurna dan sebagian yang lain tidak. Kenapa Tuhan memberi itu semua? karena dia yang memberi dan telah memutuskan bahwa hanya kitalah orang yang mampu melaluinya.

Anda tidak mungkin mengatasi masalah yang ada pada orang lain, seringan apapun masalahnya. Karena harus dia sendirilah yang menyelesaikannya. Saat anda meringankan penderitaan mereka, itu tidak akan bisa menyelesaikan penderitaan yang mereka punya jika mereka tidak mau berubah menjadi orang yang lebih baik.

jadi seberapa jauh kita yang harus kita tempuh?

Maka jawaban yang pasti untuk memastikan jawabannya hanyalah berjalan menyusuri jalan dengan mesin yang kita punya. Meskipun itu adalah besin baru, bekas ataupun mesin yang sering mogok. Kalian tahu kalian masih bisa berjalan maju di jalanan ini dan masih terus melangkah. Jadi teruslah melangkah dengan apapun yang kita miliki sampai mesin kita benar - benar tidak bisa digunakan lagi. Hormati lalu lintas( tidak berbuat jahat ) dan tetaplah melihat jalan di depan kita.

Lalu ada yang bertanya, "bagaiman jika pengendara ini berbalik arah?"

Kemanapun tujuan anda, andalah yang menentukan. Meskipun anda berbalik arah dan menentukan tujuan baru, tetap andalah satu - satunya yang bisa menjalankan mesin itu. Jalanan aspal yang kita lalui akan selalu penuh rintangan dan bahkan berlubang. Kemanapun anda pergi, anda akan menemuinya. Terimalah hal itu dan maju sekarang. Anda aka tetap terus maju, meskipun anda memutar dan berbalik arah, anda tetap harus berjalan dengan maju ke tempat dimana anda telusuri.

Jadi, jawabannya sudah jelas. Terus maju dengan apa yang kita miliki, meskipun kita bodoh dan tidak bisa apa - apa. Akan selalu ada bengkel yang akan memperbaiki kendaraan kita. Akan selalu ada orang yang akan menyapa kita di tengah jalan dan menasehati kita. Membantu kita dengan sepenuh hati, meskipun abnyak yang akan ada yang hanya akan memanfaatkan kita. Sya berharap kita semua mengerti akan arti "Seberapa Jauh Yang Harus Di Tempuh ?" menuju kesuksesan dan tetap semangat mencoba menjalani semua hal yang akan terjadi di momen kita bernafas di saat ini.

Sunday, November 20, 2016

Tutorial Membuat Semangat Motivasi Yang Tidak Akan Pernah Redup

Pernahkah kalian bermimpi menjadi sukses dan terkenal? atau mungkin bermimpi menjadi pribadi yang kalian dambakan? atau menjadi seorang yang jenius di sebuah bidang yang dimata orang lain akan terlihat seperti sebuah hal yang tidak mungkin. Mimpi - mimpi itu hidup dan biasanya berakhir di telan oleh kehidupan kita sehari - hari. Stres berkepanjangan dan mungkin hilang karena terperngaruh teman - teman kita sendiri.

Pada awalnya kita bersemangat mengejarnya dan hati menjadi berdebar - debar. Mungki anda merasa bahwa seluruh orang di dunia bisa tunduk di depan anda saat ini juga. Memuji kehebatan anda dan gunungan uang yang anda hasilkan. Momen tersebut adalah momen di mana puncaknya kita akan memutuskan akan memulai melakukan sesuatu dengan mimpi - mimpi itu, yaitu mengejarnya.

Tapi seberapa kuatkah keinginan kita?

Saat pertama saya merasakan hal tersebut, bermimpi untuk menjadi matematikawan terbaik di dunia pada saat SMP, adalah saat dimana saya ditunjuk sebagai seorang wakil di sekolah untuk melakoni lomba matematika bersama grup saya. Itu adalah mimpi yang menyenangkan, sampai akhirnya saya lupa untuk belajar dan menganggap semua hal yang ada di depan saya akan semudah soal - soal yang saya kerjakan sebelumnya.

Saya maju tanpa persiapan, bukan hanya karena saya menggampangkan hal - hal tersebut, tetapi juga karena saya tidak tahu harus bagaimana. Singkat cerita, semua berlalu dan saya lupa akan mimpi - mimpi saya.

Hal tersebut juga terjadi saat Sekolah di SMK. Banyak mimpi dan ingin semuanya sempurna. Belakangan ini, saya baru mengetahui bahwa teman - teman saya menganggap saya perfeksionis. Ingin semuanya sempurna. Dan saya baru menyadari ini beberapa bulan belakangan. Sungguh sangat telat bagi saya menyadari hal ini karena saya sudah terlanjur menjadi sedikit tua dibanding waktu saya masih bersekolah.

Tapi saya baru mengetahui sesuatu yang bisa mengubah pola pikir dan pendirian saya selama ini. Dengan menggunakan cara ini, saya tahu bahwa saya masih punya kesempatan untuk berubah dan menjadi lebih baik. Masalah umur juga nampaknya akan hilang dengan sendirinya. Tembok - tembok rasa malu, demam panggung dan rasa malas hilang seketika. Hanya satu hal yang harus saya lakukan jika ketiga hal negatif itu muncul ke permukaan. Yaitu dengan memikirkan cara ini kembali.

cara berbeda dengan "the Power of Kepepet". Jika sebelumnya kita mengandalkan deadline sebagai media penyemangat kita bila kita benar - benar malas saat mengerjakannya. Cara ini membuat kita tidak mengenal apa itu deadline. Kita hanya akan tertuju pada satu hal, yaitu tujuan akhir. Menang atau berakhir.

Saya mencoba membayangkan bagaimana kehidupan terburuk yang akan saya alami jika saja saya tidak melakukan pekerjaan ini. Mungkin saya di pecat, di cemooh, dan di jauhi. Saya berusaha menjadi pribadi yang baik agar orang - orang yang saya cintai tidak berpaling dari saya. Saya berusaha menjadi yang terbaik agar saat tua nanti anak - anak saya bisa mencontoh saya. Saya berusaha berbuat lebih dari orang - orang di sekitar saya agar saya punya pekerjaan yang lebih baik, tidak terlilit hutang atau bahkan menjadi gelandangan. Hal itu yang saya tanamkan pada diri saya saat ini.

Ini mungkin hal yang aneh, tapi saya mendapat ide ini ketika bertemu dengan seseorang di Malang kemarin sore atau lebih tepatnya pada tanggal 19 November 2016. Berkenalan dan berjalan bersama, dan bercerita panjang lebar. Dia adalah pendengar yang baik dan hari itu seeperti sebuah cerita cinta yang mungkin hanya ada di film dan tidak akan pernah terjadi di dunia nyata. Dan setelah pulang, determinasi saya menjadi tinggi. Saya yang masih di bawah dan tidak tahu apa - apa ini mencoba memasukkan sebuah kalimat pamungkas milik saya sendiri, "Jika saya tidak berusaha memiliki karakter yang lebih baik dan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, saya mungkin kehilangan kesempatan untuk bisa menunjukkan kepadanya bahwa saya bisa menjadi pendamping hidupnya. Karena saya mungkin tidak akan bertemu wanita seperti dia untuk kedua kalinya". Dan hal itu saya coba tanamkan kepada diri saya bahwa saya akan berubah dari orang yang ingin berhasil menjadi ingin cepat berhasil.

Satu hal yang ajaib mengenai ini adalah di saat saya mencoba mengingat kalimat pamungkas ini pada saat saya bermalas - malasan, tiba - tiba malas itu hilang seketika dan saya dapat mengerjakan semua pekerjaan yang biasanya tidak saya lakukan pada hari itu.

Sebelu saat ini tiba, saya sudah mempunyai motivasi saya sendiri. Bedanya adalah mimpi saya sebelumnya adalah menjadi sukses dengan kerja keras dan berusaha mengatur waktu dengan efisien. Hidup saya agak mudah dan biasanya saya menunda pekerjaan saya beberapa menit(yang biasanya berakhir menjadi beberapa jam) dan ingin menikmati waktu dan prosesnya. Tetapi kali ini hal itu berubah. Sepertinya saya harus mencari jalan terpendek untuk meraih kesuksesan ini dan tidak berkompromi lagi dengan penundaan.

Saya melihat tujuan akhir saya. Hal yang harus saya lakukan setelah ini. Saya ingin berkeluarga dengan orang yang saya cintai dan saya tidak ingin sebaliknya. Motivasi inilah yang saya bangun sebagai tujuan akhir yang pertama dalam hidup saya. Karena setelah tujuan akhir ini saya akan membuat tujuan akhir berikutnya.

Imajinasikan kehidupan anda dan lihat bagaimana kehidupan kalian jika hal itu hilang atau tidak pernah muncul di dalam hidup anda. Tidak perlu membuat kata - kata motivasi emas seperti "quote" yang sering anda lihat di website motivasi. Justru tenaga anda hanya akan terbuang percuma karena mungkin dalam beberapa hari, "quote" motivasi itu akan hilang dari diri anda.

Tapi jika anda melakukan yang saya lakukan, melihat hidup anda dan memikirkan situasi terburuk yang mungkin akan terjadi dalam hidup anda. Anda akan berusaha untuk menghindarinya. Saat anda ingat, anda akan takut akan kehilangan dan tidak mendapatkan yang anda miliki sekarang. Anda akan tahu bahwa hidup anda tidak akan bahagia tanpa hal yang anda cintai. Dan mungkin anda akan menyesalinya jika anda tidak pernah melakukannya.

Ketakutan adalah motivasi terbaik bagi kita. Coba lihat sekeliling kita. Kenapa sebagian besar orang takut berbuat jahat? karena akan dipenjara, mencoreng nama anda, memperburuk nilai anda di mata tetangga, membuat anda sulit mendapat pekerjaan, dikucilkan teman dan keluarga,dikurung di pernjara, ditinggalkan oleh istri dan anak, berdosa, mendapat siksa di neraka. Itu adalah beberapa alasan orang tidak melakukan kejahatan. Ketakutan adalah hal pertama yang kita rasakan. Ini adalah motivasi alami kita. Dan kita tahu bahwa hal ini bisa menjadi senjata pamungkas kita untuk memotivasi diri menjadi lebih baik.

Friday, November 18, 2016

Bukti Sakti Kekuatan Fokus

Kata fokus adalah kata yang sangat sakti. Bukan hanya sebagai benih kesuksesan, namun juga sebagai kacamata kuda agar kita tetap lurus memandang ke depan. Kekuatan yang terfokus berarti meletakkan energi pada suatu tumpuan atau titik yang di tekankan secara bersamaan dan terus - menerus. Namun, untuk lain sebab, kata fokus sendiri juga bisa sebagai pelarian untuk sebagaian orang yang dimintai kepastian akan sesuatu.

Ini bukan melulu soal pacaran loh. Memang sering kali kita dengar selalu saja ada hubungan yang tidak terjadi gara - gara si Do'i pengennya fokus menuntut ilmu dan belajar. Tapi coba tanya dia setelah beberapa minggu, "SEFOKUS APA SIH LOE, MANA BUKTINYA!!!??" Dan itu jadi sebuah bukti apakah dia benar - benar fokus atau sebenarnya tidak mau lagi berhubungan dengan kita yang jadi korban ini. Sungguh mengenaskan.

Namun kali ini kita tidak akan membahas soal "fokus"nya anak ABG yang mau ngeles. tapi lebih tepatnya saya ingin membahas soal proses dari fokus itu sendiri Dimana sih letak fokus itu? dan bagaimana juga kita akan melihat hasil kefokusan kita itu sendiri.

Saat saya coba browsing di google tentang multi tasking, secara tidak sengaja saya menemukan artikel dari blog.eikontechnology.com/ yang menunjukkan bahwa mengerjakan beberapa hal secara bersamaan atau yang biasa disebut multitasking  itu tidak membuat kita cepat dan efisien.

Para peneliti dari Stanford University telah melakukan perbandingan terhadap sekumpulan orang berdasarkan tendensi multitasking yang dipercaya dapat meningkatkan performa kerja mereka. Hasilnya, mereka dengan tingkat multitasking tinggi malah menunjukan performa yang buruk dibanding mereka yang lebih suka melakukan pekerjaan satu-persatu.
Tingkat multitasking yang tinggi malah rentan bermasalah terhadap organisir dan filterisasi informasi yang tidak relevan. Selain itu, multitasking mengurangi efisiensi dan performa kerja karena otak kita hanya dapat fokus pada satu hal utama di satu waktu. 

 Bisa dibilang jika multitasking membuat kita tidak terlalu efektif karena di saat kita mencoba mengerjakan suatu hal dan kemudian secara mendadak melakukan pekerjaan lain,  bukannya pekerjaan akan cepat selesai. yang ada kita akan bingung harus melakukan apa terlebih dahulu.

Fokus bukan berarti anda harus mengerjakan sebuah pekerjaan sampai benar - benar tuntas. Karena dalam cara belajarnya "anak sekolahan" pun juga akan diberi secara bertahap dan tidak langsung diberikan pelajaran 1 semester secara tuntas.

Kita bisa meluangkan waktu 10, 15, ataupun 30 menit tergantung pada intensitas kerja yang kita hadapi. Bukannya secara bergantian menulis, menelpon dan mengerjakan pembukuan secara bersamaan. Ya, mungkin anda akan terlihat sibuk, tapi otak anda akan menunjukkan performa yang buruk seperti kutipan artikel di atas.

Saat Fokus, maka di saat itulah energi dan pikiran kita menjadi satu dan sejalan. beberapa hal membutuhkan tingkat fokus yang tinggi dibanding hal lainnya. Misalnya saja tidur. Anda tidak mungkin bergantian antara berbicara dan tidur secara bersamaan. Karena saat anda mulai untuk tidur, maka energi anda akan difokuskan untuk disimpan dan di isi lagi. Sedangkan saat anda bangun, maka energi dan stamina yang anda simpan selama tidur akan dipakai lagi untuk beraktifitas.

kebayang kan jika melihat seseorang yang pada saat bekerja tapi ngantuk karena kurang tidur? Seperti itulah orang yang tidak fokus itu. Bukannya malah produktif, waktunya hanya akan habis dimakan kantuk sedangkan dia tidak menghasilkan apa - apa karena badan yang lemas dan mata yang sulit dibuka. Karena pada saat orang ini pulang ke rumah, dia masih membutuhkan waktu tidur yang hampir sama dengan waktu tidur biasanya dan alhasil, dia jadi tidak produktif.

Fokus itu memusatkan perhatian. Tidak mungkin anda makan dengan keluarga bersaamaan dengan buang hajat di jamban kan? tidak mungkin anda bisa fokus untuk olahraga di hari ini, jika anda sedang sakit keras dan fokus untuk menyembuhkan diri kan? 

Fokus itu membuat mental kita kuat. Efeknya akan kuat ketika anda terus - menerus memikirkan tentang "saya harus selesaikan hal ini saat ini juga!!!". Seperti saat orang yang sedang melakukan pengobatan hypnoteraphy(coba cari di google hypnoteraphy itu apa?). 

Fokus itu seperti anak STM Otomotif yang nakal dan nilai pelajaran formalnya jelek, tapi ahli dan pinter luar dalam soal bongkar pasang mesin otomotif. Mereka patut di jadikan contoh tentang apa itu fokus.

Dan yang terakhir, fokus itu seperti saat punya cita - citanya tinggi dan suka berkhayal, tapi mau bekerja siang malam buat mewujudkannya. 

"Loh emang apa hubungannya antara itu semua sama pernyataan - pernyataan sebelumnya?"

Jika anda benar - benar fokus mencari solusi tentang apa yang anda baca sekarang, membaca artikel ini dari awal hingga akhir dan tidak terganggu dengan suara - suara disekitar anda baik itu dering telfon, sms, TV dan keinginan anda yang lain, berarti anda sudah tahu jawabannya karena anda telah melakukan suatu pekerjaan dengan fokus.

jadi, mulailah fokus dan bagi jam terbang anda dalam melakukan sesuatu. Kita masih bisa sibuk dan tetap punya waktu untuk bersenda gurau dengan kawan - kawan kita serta memiliki waktu pribadi untuk bersantai dan beristirahat jika kita fokus mengerjakannya di waktu yang sudah kita jadwalkan dan fokuskan kegiatan anda saat jamnya berlangsung. Dari situ anda akan tahu saktinya kata - kata fokus itu sendiri.


Artikel Pilihan

Inspirasi Membuat Blog dari Nol tanpa Pengetahuan tentang Internet

Anda ingin punya blog yang terkenal? punya adsense banyak? ingin cuma tidur-tiduran di rumah dan dapat penghasilan yang banyak? Tidak s...